Tentang Kami
  • Nasional
  • Regional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Politik
  • Pendidikan
  • EkoBis
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Food
  • Tekno
  • Hiburan
  • Olah Raga
  • Otomotif
  • Indeks
  • Group Whatsapp
  • Whatsapp Channel
  • Google Berita
  • Video
  • Polling Cyrustimes

Masuk

  • Masuk
  • Beranda
  • Google Berita
  • Indeks
  • Foto
  • Video
  • Group Whatsapp
  • Polling Cyrustimes

Kategori Pilihan

  • Regional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum Kriminal
  • Kesehatan
  • Olah Raga
  • Otomotif
  • Peristiwa

Kerja Sama

  • Mitra Bisnis
  • Cyrustimes.com
  • Headline

Akhir Kisah King Sambo, Terbukti Bunuh Yosua dan Divonis Mati!

Dani Ismail - Cyrustimes.com
13 Februari 2023 17:16
  • 1
Foto:Irjen Pol Ferdy Sambo (istimewa)

Kebohongan Ferdy Sambo terkupas sedikit demi sedikit. Ferdy Sambo semakin tersudutkan usai Bharada Richard Eliezer menyatakan tak ada baku tembak terkait tewasnya Brigadir Yosua.

Pernyataan ini menepis kronologi awal yang menyebutkan Brigadir Yosua tewas setelah terlibat adu tembak dengan Bharada Eliezer. Tentunya kronologi baku tembak itu adalah akal-akalan Ferdy Sambo semata.

Bharada Eliezer mengaku bekas proyektil yang ada di TKP hanya alibi. Pistol Brigadir Yosua, katanya, sengaja ditembakkan ke arah dinding supaya terkesan ada peristiwa baku tembak.

Kenyataannya, Brigadir Yosua mati bukan karena baku tembak, tetapi karena dibunuh. Eksekutornya yakni Bharada Eliezer yang telah dibujuk dan dipengaruhi Ferdy Sambo untuk membunuh Brigadir Yosua.

Jenderal Listyo Sigit selaku Kapolri pun menetapkan Ferdy Sambo sebagai tersangka. Penetapan itu terjadi pada 9 Agustus 2022.

Di pengadilan, Sambo mengaku membunuh Brigadir Yosua karena emosi. Sambo langsung naik pitam usai menerima kabar dari Putri yang mengaku bahwa ia dilecehkan oleh Brigadir Yosua.

Sambo merasa harkat dan martabatnya telah diinjak oleh Brigadir Yosua yang tak lain adalah ajudannya. Karena hal itu, Sambo lalu merencanakan pembunuhan Brigadir Yosua dengan Bharada Eliezer, Putri Candrawathi, sopirnya Kuat Ma’ruf, dan ajudannya yang lain Bripka Ricky Rizal.

Setelah berdiskusi panjang, Sambo mengutus Bharada Eliezer untuk menjadi eksekutor. Eliezer yang secara pangkat berbeda jauh dari Sambo, tak bisa menolak. Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Ma’ruf pun dijanjikan hadiah uang tunai. Selain itu untuk menghilangkan jejak, Sambo turut memberikan Iphone 13 Pro Max kepada Eliezer, Kuat Ma’ruf, dan Ricky Rizal.

Halaman
1 2 3
Selanjutnya
  • 1
  • ASN
  • Bharada Eliezer
  • Ferdy Sambo
  • ferdysambo
  • hukum
  • Hukuman
  • Hukuman Mati
  • Kapolri
  • kriminal
  • listyo sigit prabowo
  • pelecehan
  • Pembunuhan
  • Pembunuhan Berencana
  • polisi
  • Polisi tembak polisi
  • polres
  • Polri
  • Richard Eliezer
  • Rumah Dinas
  • Vonis
  • Vonis hukuman
  • vonis mati ferdy sambo
  • Yosua
Dani Ismail
Penulis

Berita Terkait

Panen Sawit di Lahan Bersertifikat, Tiga Warga Terancam Penjara
Headline

Panen Sawit di Lahan Bersertifikat, Tiga Warga Terancam Penjara

1 bulan yang lalu
MK Tolak Uji Materi Rangkap Jabatan Anggota Polri
Nasional

MK Tolak Uji Materi Rangkap Jabatan Anggota Kepolisian, Polri: Menghormati Sepenuhnya

2 bulan yang lalu
Advokat Soroti Lambatnya Proses Kasus Penggelapan di Kalteng
Hukum Kriminal

Advokat Soroti Lambatnya Proses Kasus Penggelapan di Kalteng

7 bulan yang lalu
Jawa Timur

Warga Desa Kayumas Sebut Laporan Perhutani Ke Polsek Arjasa Terkait Dugaan Pencurian Kayu Itu Seharusnya 8 Orang Bukan Cuma 3 Pelaku

7 bulan yang lalu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. ustvarite racun na binance
    2 tahun yang lalu

    Your article helped me a lot, is there any more related content? Thanks!

    Balas
Sudah ditampilkan semua
Tentang Kami cyrustimes

Follow Media Sosial Kami

Copyright @ 2026 cyrustimes.com
All right reserved

Exit mobile version