KUALA KAPUAS – Pj Bupati Kapuas Erlin Hardi didampingi Pj Ketua TP PKK Agustina Erlin Hardi dan sejumlah Kepala OPD lingkup Pemkab Kapuas menghadiri acara silaturahmi dan ngobrol santai di Kelurahan Selat Hulu Kabupaten Kapuas Kalteng.

Kegiatan yang bertajuk silahturahmi dan ngobrol santai bersama Pj Bupati Kapuas tersebut dilakukan di halaman SD 4  Kelurahan Selat Hulu, Minggu malam (26/5/2024).

Turut hadir dalam kegiatan ini, Unsur Kelurahan Selat Hulu yang meliputi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), TP PKK Kelurahan, Karang Taruna, Tokoh Masyarakat, Ketua RW dan RT, dan masyarakat setempat.

Foto: Pj Bupati Erlin Hardi didampingi Pj TP PKK Kapuas Agustina Erlin Hardi beserta Sejumlah Kepala OPD, dan Masyarakat Kelurahan Selat Hulu dalam acara silaturahmi dan gobrol santai

Pj Bupati dalam sambutannya begitu lugas menyampaikan pandangannya untuk pembangunan Infrastruktur Jalan, Pendidikan, Kesehatan dan lainnya di Kabupaten Kapuas.

Ia juga menegaskan untuk program-program reguler yang sudah masuk itu tidak akan hilang dan itu akan kita kawal terus,

Kemudian, apa yang menjadi program dan menjadi masukan semuanya, kami berkeinginan di anggaran perubahan ini semua infrastruktur kita yang ada di kota termasuk jalan dalam gang bisa selesai pada tahun ini.

Selanjutnya, dikatakan Erlin untuk Kelurahan Selat Hulu ini memang ada kawasan kumuh Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), ini nanti akan kita masukan melalui program Kabupaten untuk penanganan kawasan kumuh,

“Kawasan kumuh itu nanti akan kita SK kan, untuk 5 hektar kawasan kumuh itu kewenangan Kabupaten, 5 sampai 10 hektar menjadi kewenangan Provinsi, dan diatas 10 hektar menjadi kewenangan pusat,  jelas Erlin

Pj Bupati mengatakan secara keseluruhan untuk Kabupaten Kapuas hampir 40 ribu RTLH, yang tentunya ini memerlukan perhatian kita Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk meningkat menjadi layak.

Sedangkan, dikatakan Erlin untuk kesehatan Pemerintah daerah sudah menganggarkan 40 miliar lebih dalam penanganan kesehatan di Kabupaten Kapuas,

“Melalui kader-kader Posyandu bisa bergerak secara maksimal, karena kader Posyandu ini pilar utama penggerak didalam masalah penanganan pencegahan Stunting di Desa/Kelurahan, ungkapnya.

Untuk itu, selain menambah operasional kepada RW dan RT, kita juga menaikan insentif kepada para kader Posyandu, agar selalu giat dan bisa memberikan rangsangan  dalam bekerja,

“Keterlibatan kader Posyandu RW, RT, dan masyarakat ini, kita harapkan dapat membantu dalam penurunan angka Stunting khususnya di Kabupaten Kapuas secara maksimal, tambah Erlin.

Kita bersyukur penurunan tingkat stunting yang awalnya angka Stunting 20,1 sekarang alhamdulilah dengan beberapa bulan turun diangka 16,2,

“Ini nanti kita harapkan dengan yang dilakukan tim, yang mencankup bidan, tenaga kesehatan lingkungan, lembaga pemberdayaan masyarakat, TP-PKK, dan karang taruna, serta masing-masing individu untuk berkolaborasi guna memerangi angka stunting, agar pencapaian nanti bisa diangka nol, harap Erlin.