CYRUSTIMES, LAMONGAN – Tim Bakti Bersama Kelompok (BBK) 7 Universitas Airlangga (UNAIR) menyelenggarakan program bimbingan belajar (Bimbel) gratis bagi 38 siswa SDN 1 Bakalrejo sepanjang Januari 2026. Program ini menyasar peningkatan kemampuan literasi dan numerasi yang masih menjadi tantangan bagi siswa sekolah dasar di Desa Bakalrejo.

Inisiatif ini dilatar belakangi minimnya pendampingan belajar di luar jam sekolah. Kondisi tersebut membuat sejumlah siswa kesulitan memahami mata pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris yang memerlukan latihan berkelanjutan.

“Sebelum program dimulai, masih banyak siswa yang kurang aktif di kelas dan belum memahami konsep dasar perhitungan maupun kosakata Bahasa Inggris,” ungkap tim pelaksana BBK 7 UNAIR.

Mahasiswa merancang metode pembelajaran interaktif dan komunikatif untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana, dilanjutkan latihan soal, permainan edukatif, dan sesi tanya jawab.

Pendekatan ini terbukti efektif. Siswa menunjukkan peningkatan partisipasi di kelas, lebih fokus, dan berani menjawab pertanyaan. Kemampuan menyelesaikan soal Matematika dasar serta memahami kosakata Bahasa Inggris juga meningkat signifikan.

“Belajarnya sambil main, jadi nggak bosen. Sekarang matematika jadi lebih suka,” kata Abie, siswa kelas 2.

Aiden, siswa kelas 5, menambahkan, “Kakak-kakaknya ngajarnya seru dan gampang dimengerti. Jadi lebih pede kalau disuruh ngerjain soal.”

Program ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDG) 4 tentang Pendidikan Berkualitas. Tim UNAIR fokus pada peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan literasi dan numerasi dasar, serta perluasan akses pendampingan belajar inklusif bagi siswa SD di daerah.

Kegiatan bimbel ini diharapkan dapat menjadi model pendampingan pembelajaran yang berkelanjutan, khususnya bagi siswa di wilayah dengan keterbatasan akses pendidikan tambahan.

Simak Berita Lainnya dari Cyrustimes dengan Mengikuti di Google Berita