CYRUSTIMES.COM, PALANGKA RAYA – Sebuah poster seruan aksi demonstrasi tersebar luas di tengah masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng), Kamis (07/05/2026). Aksi yang diinisiasi Aliansi Masyarakat Kalteng itu dijadwalkan berlangsung di Kantor Pertamina Patra Niaga Kalteng, Jalan RTA Milono, Palangka Raya, pada Jumat (08/05/2026) mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.
Rencana aksi ini muncul di tengah meluasnya keluhan warga soal antrean panjang BBM yang terjadi di berbagai daerah di Kalteng. Massa menuntut transparansi, evaluasi menyeluruh, serta pertanggungjawaban dari pihak terkait atas kondisi yang dinilai semakin menyulitkan rakyat.
Soroti Kesenjangan antara Rakyat dan Pejabat
Dalam poster aksi yang beredar, massa turut menyoroti dugaan kesenjangan antara kondisi masyarakat yang terpaksa mengantre berjam-jam demi mendapatkan BBM dengan para pejabat yang dianggap tidak merasakan langsung dampak krisis tersebut.
Seruan dalam poster itu berbunyi tegas: “BBM untuk rakyat, bukan untuk diabaikan!” — mencerminkan kekecewaan warga terhadap penanganan distribusi BBM yang dinilai belum memadai.
Tiga Tuntutan Utama Massa
Berdasarkan informasi yang termuat dalam poster aksi, massa membawa tiga tuntutan utama kepada Pertamina Patra Niaga Kalteng, yakni transparansi distribusi BBM, evaluasi mekanisme penyaluran di lapangan, serta pertanggungjawaban atas krisis kelangkaan yang berdampak langsung pada masyarakat luas.
Krisis antrean BBM di Kalteng sebelumnya juga dikaitkan dengan polemik Surat Edaran Nomor 500.2.1/198/DPKUKMP-Bid.I/V/2026 yang membatasi kuota pembelian BBM subsidi dan nonsubsidi di seluruh SPBU Kota Palangka Raya, dan sempat memantik dugaan pemalsuan tanda tangan digital Wali Kota Palangka Raya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan