CYRUSTIMES, LAMONGAN – Eleazar Josiah Tirtakusuma, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Airlangga (Unair) asal Palangka Raya, berhasil memimpin program Kuliah Kerja Nyata (KKN) berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) di Desa Bakalrejo, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan. Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut berlangsung selama 28 hari, dari 6 Januari hingga 2 Februari 2025.

Alumni SMAN 2 Palangka Raya yang akrab disapa Jojo ini memimpin tim BBK 7 yang beranggotakan mahasiswa lintas fakultas. Mereka mengusung empat kategori program unggulan meliputi lingkungan, akademik, kesehatan, dan ekonomi.

“Kampus mengarahkan agar seluruh program KKN selaras dengan SDGs. Kami menyusun program dalam empat kategori: lingkungan, akademik, kesehatan, dan ekonomi,” kata Jojo, Senin (2/2/2026).

Program utama yang dilaksanakan mencakup Lokakarya BriPadi berupa pelatihan pembuatan briket dari sekam padi, penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk siswa sekolah dasar, serta lokakarya pembuatan Eco Enzyme. Tim juga menjalankan program bimbingan belajar guna meningkatkan literasi dan numerasi siswa SD sepanjang Januari 2026.

Mahasiswa penerima jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) ini menegaskan bahwa KKN bukan sekadar pemenuhan kewajiban akademik. “Goal utama kami bukan hanya belajar bersama masyarakat, tetapi mendorong kemajuan desa. Ukurannya adalah tercapainya target SDGs sesuai amanat PBB,” jelasnya.

Seluruh program mendapat respons positif dari masyarakat Desa Bakalrejo. Jojo berharap wawasan dan praktik yang dibagikan, seperti pembuatan briket dan eco enzyme, dapat terus dipraktikkan warga setelah tim KKN meninggalkan desa.

Pengalaman sebulan mengabdi di Bakalrejo memberikan pembelajaran berharga bagi para mahasiswa BBK 7. Jojo mengaku terbuka untuk kembali mengabdi di Kalimantan Tengah setelah menyelesaikan pendidikan. “Jika dikehendaki Yang Maha Kuasa, saya siap kembali dan berbakti untuk daerah,” ujarnya.

Keberhasilan Jojo memimpin KKN ini menjadi bukti kontribusi nyata generasi muda Kalimantan Tengah dalam pembangunan masyarakat. Kiprahnya sekaligus membawa nama Bumi Tambun Bungai ke tingkat nasional melalui program pengabdian masyarakat yang berkelanjutan.

Simak Berita Lainnya dari Cyrustimes dengan Mengikuti di Google Berita