“Kalau melihat hal seperti itu, kita harus peka dan berani membantu, bukan diam,” tegasnya.

Rana berharap, dengan kolaborasi antara keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat, angka kekerasan terhadap anak dan perempuan di Palangka Raya dapat ditekan secara signifikan pada tahun mendatang.

Simak Berita Lainnya dari Cyrustimes dengan Mengikuti di Google Berita