CYRUSTIMES.COM, PALANGKA RAYA – Anggota Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Hatir Sata Tarigan, meminta pemerintah daerah menghadirkan solusi adil dan menyeluruh bagi masyarakat yang pernah terlibat Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), Sabtu (17/01/2026). Ia menekankan penanganan harus dilakukan tanpa diskriminasi agar seluruh warga mendapatkan kesempatan yang sama.

Hatir mengatakan, pemerintah tidak boleh tebang pilih dalam menyalurkan bantuan maupun program pembinaan kepada masyarakat terdampak.

“Pemerintah tidak boleh tebang pilih dan harus memastikan seluruh masyarakat yang membutuhkan mendapatkan perlakuan serta bantuan yang sama,” kata Hatir, Sabtu (17/01/2026).

Ia menilai, keadilan menjadi prinsip utama agar masyarakat yang telah menjalani proses hukum tetap memiliki kesempatan memperbaiki kehidupan.

“Setiap individu yang sudah menyelesaikan proses hukum berhak memperoleh dukungan pemerintah untuk bangkit dan membangun kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

Hatir juga menyoroti adanya indikasi perlakuan yang tidak merata dalam pemberian bantuan kepada kelompok masyarakat eks PETI.

“Jangan sampai ada kelompok yang dibiarkan tanpa dukungan, sementara yang lain justru difasilitasi, ini harus menjadi perhatian serius,” tegasnya.

Ia mendorong pemerintah segera menyusun kebijakan yang jelas, transparan, dan dapat diakses seluruh pihak yang berhak. Menurutnya, solusi tidak cukup hanya berupa bantuan materi, tetapi juga harus mencakup program pembinaan berkelanjutan.

“Solusi tidak cukup hanya bantuan materi, tetapi juga pelatihan keterampilan, akses modal usaha, hingga pengembangan sektor pertanian yang memiliki potensi besar di Kota Palangka Raya,” pungkasnya.

Simak Berita Lainnya dari Cyrustimes dengan Mengikuti di Google Berita