“Kalau empat segmen itu menjadi pilar yang kuat, kami optimistis Indonesia akan tetap baik-baik saja,” katanya.
Rio menegaskan AWKI berkomitmen mendorong penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah sebagai motor penggerak ekonomi nasional sekaligus penyerap tenaga kerja. UMKM dinilai menjadi kunci kemandirian ekonomi Indonesia.
“Pada akhirnya kita harus bisa mandiri, dan jawabannya adalah UMKM,” ucapnya.
Selain UMKM, AWKI juga menyiapkan program di sektor pertanian sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan nasional. Program tersebut mencakup peningkatan kesuburan tanah, efisiensi biaya produksi, hingga peningkatan hasil panen.
“Biaya produksi harus lebih rendah, sementara hasilnya harus lebih tinggi, supaya petani ikut terangkat,” imbuh Rio.
Ketua Umum AWKI Robertus Rani Lopiga mengatakan organisasi ini dibangun berlandaskan empat konsensus kebangsaan. Keempat konsensus tersebut yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Komitmen terhadap empat pilar kebangsaan ini menjadi landasan AWKI dalam menggerakkan sektor wirausaha untuk berkontribusi pada perekonomian nasional di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
Simak Berita Lainnya dari Cyrustimes dengan Mengikuti di Google Berita
