CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA – Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Tantawi Jauhari, meminta pemerintah kota terus menjaga komitmen terhadap keterbukaan informasi publik sebagai bagian dari tanggung jawab moral kepada masyarakat. Ia menegaskan transparansi merupakan kunci dalam membangun kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah.

“Keterbukaan informasi publik ini sudah seharusnya dilakukan pemerintah daerah. Ini bukan hanya kewajiban, tetapi juga bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat,” katanya, Rabu.

Tantawi menjelaskan, budaya keterbukaan harus menjadi bagian dari kerja pemerintah daerah. Melalui akses informasi yang luas, masyarakat dapat mengawasi jalannya pemerintahan sekaligus berpartisipasi dalam proses pembangunan.

Menurutnya, penguatan peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) menjadi langkah strategis untuk menjaga konsistensi transparansi. PPID berfungsi sebagai garda terdepan dalam menyediakan dan melayani permohonan informasi publik.

Ia juga menekankan pentingnya layanan informasi berbasis digital yang dinilai semakin dibutuhkan. Sistem digital memungkinkan masyarakat mengakses data resmi pemerintah secara cepat tanpa harus datang langsung ke kantor pemerintahan.

“Dengan layanan digital, masyarakat cukup melalui platform online. Data dan informasi bisa diperoleh secara cepat dan efisien,” ujarnya.

Selain itu, Tantawi mendorong pemerintah meningkatkan kapasitas aparatur dalam pengelolaan data dan informasi. Aparatur harus dibekali kemampuan teknis agar informasi yang disampaikan akurat dan sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Kami mengapresiasi keterbukaan informasi publik yang selama ini dilakukan oleh Pemerintah Kota Palangka Raya. Namun tentu komitmen ini harus terus dijaga dan ditingkatkan agar tidak berhenti hanya pada formalitas,” demikian Tantawi.

Simak Berita Lainnya dari Cyrustimes dengan Mengikuti di Google Berita