Arif menambahkan, penguatan UMKM harus difokuskan pada pemberdayaan potensi lokal secara utuh. Ia mengingatkan agar produk yang dihasilkan benar-benar mencerminkan identitas daerah, bukan sekadar olahan dari bahan luar.

“Kalau berbicara UMKM, produk lokal harus diberdayakan. Jangan bahan baku dari luar lalu disebut sebagai produk khas Palangka Raya,” tegasnya.

Simak Berita Lainnya dari Cyrustimes dengan Mengikuti di Google Berita