“Sekarang ini baru tahap pandangan umum fraksi. Setelah itu baru masuk ke tahap pembahasan rencana dan penganggaran,” ujar Ansyari.
Ia menambahkan, proses pembahasan RAPBD 2026 akan berlangsung hingga akhir November 2025, dengan fokus pada pendalaman substansi serta ketepatan arah kebijakan daerah.
“Kadang proses cepat belum tentu hasilnya baik. Yang penting substansinya matang dan bisa dipertanggungjawabkan,” katanya.
Menutup keterangannya, Ansyari menegaskan bahwa setiap pengurangan anggaran memiliki konsekuensi logis terhadap pelaksanaan program pembangunan.
“Tinggal bagaimana kita memilih program prioritas yang benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkasnya. (red)
Halaman
