“Alhamdulillah, hari ini kami melaksanakan pelatihan dan pembinaan kepada masyarakat Desa Tambak Ukir terkait pembuatan pupuk organik dan penanaman bibit tanaman buah seperti kopi, kelengkeng, alpukat, mangga, dan petai,” ujar Tedi Purnomo di hadapan para peserta.
Ia juga menegaskan bahwa IPB University tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga pendampingan berkelanjutan.
“Pada tahun 2025 kami telah menyalurkan 20 ribu bibit, dan di tahun 2026 ini kembali kami berikan 4 ribu bibit mangga serta 10 ribu kopi robusta dan liberika dengan luasan tanam 80 hektare. Dalam satu tahun ke depan, kami akan terus memantau perkembangan tanaman tersebut,” ungkapnya.
Tedi menambahkan, pihaknya berharap seluruh materi yang diberikan dapat diimplementasikan secara nyata oleh masyarakat demi meningkatkan produktivitas dan kemandirian petani hutan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas antusiasme masyarakat Desa Tambak Ukir. Semoga tata cara pembuatan pupuk organik dan teknik penanaman yang kami sampaikan dapat diterapkan secara berkelanjutan,” pungkasnya.
Sementara itu, Matrozi, Ketua KTH Makmur Desa Tambak Ukir, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada IPB University beserta tim yang telah hadir langsung memberikan pembinaan dan praktik lapangan.
“Kami sangat berterima kasih kepada IPB University yang telah memberikan edukasi, pendampingan, serta puluhan ribu bibit gratis kepada petani hutan Desa Tambak Ukir,” ujarnya.
Ia berharap kerja sama tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan.“Semoga niat baik ini benar-benar membawa dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Tambak Ukir,” tutupnya.
