“Total bantuan saya kepada rakyat NTT mencapai puluhan miliar. Terima kasih kepada rakyat NTT yang sudah memilih dan mendukung saya sebagai wakilnya di Senayan,” ujarnya.
Akhirnya Ansy menyadari perjuangan selama tiga setengah tahun belumlah cukup. Karena itu, ia selalu bersedia mendengarkan, menyerap aspirasi dan berdiskusi dengan rakyat. Bahkan, Ansy selalu berinisiatif menjemput-menyerap aspirasi, terbuka terhadap kritik, dan mendengar saran konstruktif dari rakyat.
“Kita tidak boleh cepat puas, masih ada satu setengah tahun bagi saya di DPR RI untuk terus memperjuangkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat NTT. Saya membutuhkan dukungan, kritik, serta doa dari saudara-saudara sekalian di NTT. Saya berkomitmen untuk menjadi pendengar, juru bicara, sekaligus pelayan rakyat yang baik,” pungkasnya (Umbu Hina)
