Rute Menuju Ciletuh Geopark
Geopark Ciletuh ada di Ciwaru, Ciemas, Sukabumi. Kalau Anda berangkat dari pusat kota Sukabumi, Anda harus menempuh jarak kurang lebih 70 km. Memang jaraknya cukup jauh, tapi akses menuju ke sini sudah bagus dan mudah.
Dari Sukabumi, Anda bisa melaju ke arah Pelabuhan Ratu lalu menuju ke Jampang. Sulit untuk mencapainya dengan kendaraan umum. Maka disarankan bagi Anda untuk pakai kendaraan pribadi. Atau, bisa juga rental mobil plus driver di Sukabumi.
Salsa Wisata siap menyediakan transportasi dan bahkan akomodasi bagi Anda yang ingin berlibur ke Sukabumi. Anda bisa pesan paket wisata dari Salsa Wisata untuk menjamin liburan Anda di Sukabumi.
Daya Tarik Ciletuh Geopark
Tebing Panenjoan
Destinasi tebing ini adalah spot sempurna untuk melihat pemandangan dari ketinggian. Tebing yang terletak di Desa Taman Jaya ini memiliki ketinggian 300 mdpl. Jangan khawatir, meskipun tinggi, tempat ini sudah dilengkapi dengan pagar pembatas, kok.
Ada tulisan “Panenjoan” besar yang bisa untuk spot foto. Dari titik ini, Anda bisa melihat pantai Palangpang yang indah membentang luas. Masuk ke tebing ini tidak harus membayar uang sepeser pun.
Pantai Palangpang
Objek wisata ini adalah yang jadi primadona di Ciletuh. Pantai Palangpang ada di Desa Ciwaru. Awalnya, orang akan mengunjungi pantai ini dulu sebelum mengeksplor tempat-tempat lain di Ciletuh.
Di pantai ini, Anda akan menemukan banyak tempat penginapan, pelelangan ikan, maupun warung-warung di pinggir pantai. Kalau Anda ingin mendapatkan spot terbaik untuk menikmati pantai ini, bisa menginap di vila Balekambang, yang terletak di ujung pantai.
Curug Cimarinjung
Sebenarnya ada banyak curug bagus di Sukabumi. Namun, di kawasan ini, Anda dapat mengunjungi empat curug di dalam satu kawasan. Curug yang pertama ada Curug Cimarinjung. Anda bisa melihat bagian atas dari curug ini dari pantai Palangpang.
Sama seperti Palangpang, curug ini juga terletak di Desa Ciwaru. Tinggi curug ini mencapai lima puluh meter, lho. Penduduk setempat juga menyebut curug ini dengan sebutan curug gong, karena di waktu-waktu tertentu, kabarnya sering terdengar suara gong.
Terlepas dari mitos yang ada, curug ini sering untuk irigasi sawah warga sekitar yang ada di bawahnya.
Curug Sodong
Curug ini pun sama-sama terletak di desa Ciwaru. Sering disebut curug kembar, karena memang ada dua aliran air terjun yang bersisian.
Di balik air terjun ini, ada sebuah goa, yang oleh bahasa setempat disebut sodong. Makanya curug ini disebut sebagai curug sodong. Kalau dibandingkan curug cimarinjung, curug yang satu ini pendek saja. Tingginya cuma sekitar dua puluh meter. Di atasnya, bisa terlihat jelas curug lainnya, yang bernama curug Cikanteh.
Curug Cikanteh
Seperti yang tadi kami sebutkan, curug ini tepat berada di atas curug sodong. Kalau dari bawah, ketiga curug ini membentuk segitiga. Yang membuatnya indah adalah curug ini dikeliling oleh pohon-pohon rimbun.
Untuk mencapai curug cikanteh, Anda harus berjalan melalui jalan setapak dari curug sodong. Butuh waktu kurang lebih tiga puluh menit untuk trekking. Namun tidak akan terasa lelah, karena pemandangannya bisa jadi obat.


