Cyrustimes.com,Jawa Timur–Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) di Surabaya tadi malam. Dalam OTT ini, KPK menangkap 4 orang, termasuk salah satunya adalah Pimpinan DPRD Jatim.

“Terkait dugaan tindak pidana korupsi suap pengurusan alokasi dana hibah bersumber dari APBD Jatim, sejauh ini ada 4 orang yang sudah ditangkap,” kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (15/12/2022) dikutip dari detik.com

Hut Kalteng 3
Hut Kalteng 6
Hut Kalteng 7
20240510_224655
Idul Adha Erlin Hardi

Ali membenarkan bahwa salah satu pihak yang tertangkap itu adalah Pimpinan DPRD Jawa Timur. Selain itu, KPK turut memboyong 3 pihak lain yang merupakan staf ahli DPRD dan pihak Swasta.

“Benar salah satunya pimpinan DPRD Jatim. Selain itu ada 3 orang lainnya yang turut pula diamankan terdiri staf ahli di DPRD dan swasta,” ujar Ali.

WhatsApp Image 2024-05-10 at 19.43.24_7ffe9241
Fairid naparin idul adha
IMG-20240617-WA0075
idul adha barsel

Ali memastikan KPK bakal terus menyampaikan perkembangan perkara ini lebih lanjut.

Usai melakukan OTT, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menetapkan siapa saja pihak yang bakal menjadi tersangka. Kemudian, pihak tersebut beserta konstruksi perkaranya akan diumumkan KPK lewat konferensi pers resmi di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

Hut Kapuas Erlin Hardi
PJ BUpati Kapuas, Erlin Hardi ASN Netral

Wakil Ketua DPRD Jatim Kena OTT Suap Dana Hibah

Diketahui, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wakil Ketua DPRD Jawa Timur (Jatim), Sahat Tua Simanjuntak (STS). Dia terjerat OTT atas dugaan korupsi dana hibah ke kelompok masyarakat.