PALANGKA RAYA- Mewakili Gubenur Kalimantan Tengah, Plt. Sekda Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025 yang laksanakan di Aula Jayang Tingang Lantai I Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (27/11/2025).
Rakerda BKOW Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025 ini akan berlangsung dari tanggal 27-28 November 2025, dengan mengusung tema “Berdaya, Berkolaborasi, Bersinergi untuk Kalimantan Tengah Makin Berkah, Maju, dan Sejahtera”, tema ini sangat selaras dengan visi pembangunan Kalimantan Tengah.
Dalam laporannya, Ketua BKOW Provinsi Kalimantan Tengah Nunu Andriani Edy Pratowo menyampaikan bahwa BKOW Kalimantan Tengah adalah Badan Kerja Sama Organisasi Wanita yang berfungsi sebagai wadah untuk menyatukan dan mengoordinasikan organisasi wanita di Kalimantan Tengah yang bertujuan untuk menyelaraskan program-program organisasi wanita agar selaras dengan program pemerintah daerah.
“BKOW adalah wadah strategis yang menyatukan berbagai organisasi wanita di Kalimantan Tengah dan keberadaannya bukan hanya simbol, melainkan motor penggerak yang mampu memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah. Perempuan bukan sekadar pelengkap, melainkan pilar utama dalam keluarga, masyarakat, dan bangsa,” jelasnya.
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran melalui Plt. Sekda Leonard S. Ampung dalam sambutannya juga mengungkapkan bahwa organisasi wanita memiliki kesempatan strategis untuk menjadi penggerak perubahan, baik melalui program pelatihan ekonomi kreatif, pemberdayaan ibu rumah tangga, pendidikan anak, pencegahan kekerasan dalam rumah tangga, hingga mendukung kebijakan pemerintah dalam pembangunan daerah dan perempuan bukan lagi sekadar penerima manfaat pembangunan, tetapi subjek sekaligus motor penggerak pembangunan.
BKOW dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) bersama seluruh organisasi wanita dapat menjadi pusat inovasi dalam pemberdayaan perempuan, mitra strategis pemerintah dalam mengawal program pembangunan, jembatan kolaborasi lintas organisasi dan lintas sektor, serta penguat nilai-nilai harmoni, toleransi, dan ketahanan keluarga di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
“Saya berharap, melalui Rakerda ini lahir rumusan program kerja yang realistis, inovatif, dan berdampak, terutama terkait peningkatan kesejahteraan keluarga, pemberdayaan ekonomi perempuan, literasi digital, dan peningkat,” ungkapnya.
Sebagai mitra kerja pemerintah, pengurus BKOW tentu saja berkewajiban untuk mendukung keberhasilan program-program pembangunan tersebut.
Selaku penasehat BKOW Provinsi Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran dalam sambutannya menekankan bahwa pemberdayaan perempuan adalah kunci keberhasilan pembangunan. Ketika perempuan diberi ruang, kesempatan, dan dukungan, maka lahirlah generasi yang cerdas, keluarga yang harmonis, serta masyarakat yang sejahtera.
Rakerda yang dilaksanakan ini juga sebagai wadah konsolidasi organisasi untuk memastikan bahwa langkah BKOW dan GOW se-Kalimantan Tengah berjalan searah, terukur dan berdampak untuk berperan aktif dalam mendukung visi misi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menuju Kalteng Berkah yang Maju dan Sejahtera.
“Saya percaya bahwa BKOW akan semakin berperan sebagai mitra pemerintah dalam memberdayakan perempuan, menumbuhkan kreativitas, serta memperkuat ketahanan keluarga. Mari kita jadikan organisasi ini sebagai ruang tumbuh bagi semua perempuan untuk berkontribusi nyata bagi Kalimantan Tengah yang kita cintai,” tutur Aisyah.
Aisyah Thisia Agustiar Sabran juga menyampaikan harapannya kepada seluruh peserta untuk dapat memberikan gagasan yang konstruktif, berbagi praktik baik dan menyusun program kerja yang mendukung pencapaian visi daerah khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas SDM dan kesejahteraan keluarga.