Bambang menilai tidak adanya dukungan sistem produksi pakan lokal menjadi akar persoalan. Ia mendorong pemerintah membangun pabrik pakan di Pulang Pisau agar program serupa lebih berkelanjutan.

“Kalau pakan, bibit, dan obat-obatan semua dari luar, kita hanya jadi pasar, bukan pelaku utama,” ujarnya.

Ia mengingatkan agar program strategis nasional tidak berhenti di atas kertas, apalagi Kalimantan Tengah ditetapkan sebagai penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN). “Jangan sampai ini cuma proyek yang sia-sia. Kita akan telusuri pola pengadaan, harga pakan, dan apakah potensi lokal benar dimanfaatkan atau diabaikan,” kata Bambang.

Menurut dia, setiap program pembangunan harus disusun dengan kajian menyeluruh dari hulu hingga hilir. “Kalau dari awal kajiannya sudah salah, lalu diklaim punya potensi padahal kenyataannya tidak mendukung, maka ini bukan membangun daerah, tapi hanya membuang anggaran,” ujarnya menegaskan.

Simak Berita Lainnya dari Cyrustimes dengan Mengikuti di Google Berita