Agustiar mengajak pemuda untuk terus berkarya dan berbudaya. “Mari jadikan panggung ini sebagai ruang ekspresi, tempat kreativitas tumbuh dari akar budaya sendiri, bukan sekadar meniru budaya luar,” katanya. Ia juga menyebut seni dan budaya punya kekuatan besar menyatukan perbedaan di tengah keberagaman suku, bahasa, dan adat istiadat.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, kata Elko, berkomitmen mendukung berbagai kegiatan pelestarian dan pengembangan kebudayaan. Upaya ini tak hanya menjaga tradisi, tapi juga menjadikan budaya sebagai kekuatan sosial dan ekonomi berkelanjutan.

“Karya dan budaya adalah dua sisi yang saling menguatkan,” ujar Elko. “Ketika keduanya berpadu dalam diri anak muda, lahirlah generasi yang tidak hanya cerdas dan produktif, tetapi juga berkarakter dan berkepribadian Indonesia.”

Acara yang dibiayai dari anggaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah 2025 itu berlangsung mulai pukul 19.00 WIB di Jalan Temanggung Tilung XIII, Palangka Raya. Dalam penutup sambutannya, Gubernur Agustiar diwakili Yuas Elko resmi membuka kegiatan tersebut.

“Semoga kegiatan ini membawa manfaat, memperkokoh jati diri bangsa, dan menumbuhkan rasa cinta tanah air di hati kita semua,” katanya.

Simak Berita Lainnya dari Cyrustimes dengan Mengikuti di Google Berita

Hitam dan Kuning Minimalis Spanduk Ucapan Selamat Puasa Ramadhan_20260322_195134_0000