Video Ayah Korban Dugaan Malapraktik RSUD Doris Sylvanus bersama kuasa hukumnya mendatangi pihak Rumah Sakit

PALANGKA RAYA – Terdapat video berdurasi 60 detik memperlihatkan Orang tua korban dugaan malapraktik RSUD Doris Sylvanus beserta kuasa hukumnya, Roy Sidabutar kembali mendatangi pihak rumah sakit tersebut.

Namun, saat ayah korban bernama Afner Juliwarno memaparkan pendapat, salah satu karyawan RSUD Doris Sylvanus kedapatan tertawa. Sehingga, membuat suasana pada saat itu menjadi memanas.

Hut Kalteng 3
Hut Kalteng 6
Hut Kalteng 7
20240510_224655
Idul Adha Erlin Hardi

Roy sebagai kuasa hukum korban menilai, sikap yang tidak pantas telah ditunjukan pihak RSUD Doris Sylvanus melalui salah satu karyawannya.

“Yang jelas itu sikap tertawa menunjukan sikap yang sangat tidak pantas dan sangat bertentangan dengan slogan doris yaitu ‘Bajenta Bajorah’,” ungkapnya.

WhatsApp Image 2024-05-10 at 19.43.24_7ffe9241
Fairid naparin idul adha
IMG-20240617-WA0075
idul adha barsel

Kasus bermula saat dunia kesehatan dihebohkan dengan adanya dugaan kasus malapraktik yang dilakukan oleh pihak RSUD Doris Sylvanus Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Pasalnya, pihak RSUD Doris Sylvanus diduga telah lalai dalam melakukan penanganan kesehatan kepada bayi berusia 7 hari pasca operasi usus yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Hut Kapuas Erlin Hardi
PJ BUpati Kapuas, Erlin Hardi ASN Netral

Orang tua sang bayi, Afner Juliwarno (31) dan Meiske Angglelina Virera Tambunan (28) didampingi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Genta Keadilan mendatangi SPKT Polda Kalteng untuk melaporkan hal tersebut.