PALANGKA RAYA – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Tengah (Kalteng) telah menetapkan Ketua dan Bendahara KONI Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah.

Konferensi Pers Kejati Kalteng Terkait Penetapan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Koni Kotim

Kepala Kejati Kalteng, Undang Mugopal melalui Asisten Pidana Khusus (Aspidsus), Douglas P. Nainggolan mengungkap Kepala Kejati Kalteng, Undang Mugopal melalui Asisten Pidana Khusus (Aspidsus), Douglas P. Nainggolan mengungkap bahwa penyelidikan kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Kotim ini sudah ditangani pihaknya sejak lama.

Hut Kalteng 3
Hut Kalteng 6
Hut Kalteng 7
20240510_224655
Idul Adha Erlin Hardi

“Perkara ini sudah lama ditangani, jangan dianggap perkara ini baru, sejatinya perkara ini sudah lebih kurang 2-3 bulan dilakukan pengumpulan data, penyelidikan, mengumpulkan alat bukti dan lain lain,” Kata Douglas di Kantor Kejati Kalteng, Jum’at 31 Mei 2024.

Kemudian, lanjut douglas, tepatnya pada tanggal 8 Mei 2024 perkara tersebut ditingkatkan statusnya menjadi penyidikan. “Jadi bukan tiba tiba langsung penyidikan, tentunya ada Langkah-langkah yang harus ditempuh sebelum dilakukan tindakan penyidikan tersebut,” ujarnya.

WhatsApp Image 2024-05-10 at 19.43.24_7ffe9241
Fairid naparin idul adha
Hut Kapuas Erlin Hardi
PJ BUpati Kapuas, Erlin Hardi ASN Netral

Dia menerangkan, berdasarkan hasil penyidikan, tim penyidik bekerja mengumpulkan alat bukti, pemeriksaan alat bukti lalu Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan sebagainya.