CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA – Dari target 50 koperasi aktif yang diharapkan pimpinan daerah, baru 13 Koperasi Desa Merah Putih yang terdata aktif dan siap dibantu di Kalimantan Tengah (Kalteng). Jumlah ini masih sangat jauh dari harapan Pemerintah Provinsi Kalteng untuk menggerakkan ekonomi desa.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalteng Rahmawati menyampaikan hal ini dalam Rapat Temu Mitra Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Tahun 2026 di Aula Bajakah Kantor Gubernur Kalteng, Senin, 20 Januari 2026. Koperasi yang aktif terutama berada di wilayah sekitar kawasan hutan.

“Hingga saat ini baru 13 Koperasi Desa Merah Putih yang terdata aktif dan siap dibantu, terutama di wilayah sekitar kawasan hutan. Jumlah tersebut masih jauh dari target 50 koperasi yang diharapkan pimpinan daerah,” ungkap Rahmawati.

Progres Pembangunan Gerai Masih Lambat

Rahmawati juga mengungkapkan progres pembangunan gerai koperasi berdasarkan data Kodam masih tergolong lambat. Dari target 205 unit, baru sekitar 40 persen yang menunjukkan perkembangan fisik di lapangan.

Kendala utama yang ditemukan adalah persoalan lahan, legalitas kepemilikan, dan sinkronisasi data antara dinas koperasi kabupaten/kota dengan jajaran Kodim. Permasalahan ini harus diselesaikan bersama agar tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari.

“Kendala utama yang kami temukan adalah persoalan lahan, legalitas kepemilihan, dan sinkronisasi data antara dinas koperasi kabupaten/kota dengan jajaran Kodim. Ini harus diselesaikan bersama agar tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari,” jelas Rahmawati.