CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA – Anggota Komisi I DPRD Palangka Raya, Bennie Brian Tonni Embang, meminta pemerintah kota memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan layanan Mobil Samsat Keliling. Ia menilai program tersebut efektif memudahkan masyarakat membayar pajak kendaraan, namun tetap perlu dikawal agar tepat sasaran.
“Program ini mempermudah masyarakat, tetapi harus disertai pengawasan yang ketat agar berkelanjutan,” katanya, Senin.
Menurut Bennie, Samsat Keliling merupakan inovasi jemput bola yang mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Namun ia menekankan bahwa pelaksanaannya harus memenuhi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan pemerataan akses layanan.
“Kami mendukung penuh pelayanan yang mendekatkan pemerintah kepada masyarakat, tetapi mekanismenya harus jelas dan tidak hanya bersifat seremonial,” ujarnya.
Bennie menilai perlu adanya evaluasi rutin terkait efektivitas Samsat Keliling, termasuk kinerja petugas, keakuratan data wajib pajak, dan administrasi pembayaran. Tanpa evaluasi berkala, katanya, program berisiko melenceng dari tujuan awal sebagai layanan publik yang efisien dan terpercaya.
“Setiap kegiatan yang menggunakan anggaran daerah wajib diawasi. Jangan sampai pelaksanaannya tidak sesuai tujuan meningkatkan kepatuhan pajak masyarakat,” ucapnya.
Ia juga meminta titik pelayanan Samsat Keliling diperluas hingga wilayah pinggiran yang aksesnya terbatas. Selain itu, pengawasan internal Bapenda dan kepolisian perlu diperkuat untuk menghindari potensi kebocoran penerimaan pajak atau penyalahgunaan kewenangan.
“Dewan tidak ingin ada celah penyimpangan. Setiap rupiah pajak kendaraan harus benar-benar masuk ke kas daerah dan kembali ke masyarakat dalam bentuk pembangunan,” kata Bennie.
Simak Berita Lainnya dari Cyrustimes dengan Mengikuti di Google Berita
