CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan menjadi mitra strategis pemerintah dalam penyaluran berbagai bantuan sosial dan ekonomi masyarakat di Kalimantan Tengah. Skema baru ini ditujukan untuk memangkas rantai distribusi dan menggerakkan ekonomi lokal secara langsung.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalteng Herson B. Aden menjelaskan strategi ini dalam Rapat Temu Mitra Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Tahun 2026 di Aula Bajakah Kantor Gubernur Kalteng, Senin, 20 Januari 2026.
Masyarakat cukup datang ke koperasi dan melakukan transaksi dengan kartu Huma Betang Sejahtera. Bantuan dapat langsung diterima tanpa melalui rantai distribusi yang panjang dan berbelit.
“Masyarakat cukup datang ke koperasi, melakukan transaksi dengan kartu Huma Betang Sejahtera, dan bantuan bisa langsung diterima. Ini akan memangkas rantai distribusi dan menggerakkan ekonomi lokal,” ujar Herson.
Stimulus Ratusan Juta untuk 50 Koperasi
Melalui program Huma Betang Sejahtera, Pemprov Kalteng menargetkan minimal 50 koperasi aktif pada tahun 2026 untuk menerima bantuan stimulus. Setiap koperasi akan mendapat bantuan Rp200-300 juta yang bersifat bergulir.
Gubernur Kalteng menaruh harapan besar agar koperasi benar-benar menjadi pengungkit ekonomi desa. Dengan skema bergulir, bantuan yang diberikan diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang.
Herson menjelaskan koperasi ke depan tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi desa. Lebih dari itu, koperasi akan menjadi ujung tombak penyaluran bantuan pemerintah yang lebih efisien dan tepat sasaran.
