CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA – Kabar gembira bagi pemegang Kartu Huma Betang versi lama: kartu Anda ternyata cuma pajangan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) memastikan kartu yang dibagikan saat kampanye hanya untuk “sosialisasi” alias contoh doang.
Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalteng Leonard S. Ampung mengumumkan peluncuran Kartu Huma Betang versi baru pada Februari 2026. Kali ini beneran, lengkap dengan PIN segala, bukan sekadar alat peraga kampanye Gubernur Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo.
“Yang dulu itu hanya contoh, tidak dipakai lagi. Yang dipakai nanti adalah kartu yang baru ini,” tegas Leonard di Palangka Raya, Rabu, 14 Januari 2026. Jadi, silakan simpan kartu lama sebagai kenang-kenangan masa kampanye.
Kartu Lama Cuma Alat Kampanye
Leonard menegaskan pemegang kartu lama belum tentu menjadi penerima bantuan. Kartu yang sempat bikin heboh saat kampanye ternyata tidak punya fungsi apa-apa selain membuat masyarakat bersemangat mencoblos.
“Bisa dapat, bisa tidak. Karena yang dulu itu hanya contoh saat sosialisasi kampanye,” katanya santai. Jadi, kartu di tangan Anda saat ini setara dengan brosur iklan: menarik dilihat, tapi tidak bisa dicairkan.
Kartu versi baru dijanjikan lebih canggih dengan sistem keamanan PIN. Pendataan penerima juga diklaim lengkap, dari wajah sampai identitas, seolah-olah mau bikin KTP baru.
“Nanti ada kartu yang dibagi, ada PIN-nya semua. Kita sedang mendata masing-masing penerima. Jadi pengambilan datanya itu lengkap,” ujar Leonard.
