CYRUSTIMES.COM, PALANGKA RAYA – Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, mengingatkan pemerintah daerah mengantisipasi potensi lonjakan urbanisasi pascalebaran, Senin (23/03/2026). Langkah ini dinilai penting untuk mencegah munculnya berbagai persoalan sosial di wilayah perkotaan.

Khemal mengatakan, perpindahan penduduk dari desa ke kota setelah Idul Fitri kerap terjadi di berbagai daerah, termasuk berpotensi terjadi di Palangka Raya.

“Fenomena perpindahan penduduk setelah Idul Fitri kadang terjadi di berbagai daerah, mungkin juga di Kota Palangka Raya. Karenanya wajib disikapi karena jika tidak bisa menimbulkan persoalan sosial,” ujarnya.

Ia menjelaskan, urbanisasi umumnya dipicu keinginan masyarakat untuk mencari pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik di kota. Namun tanpa kesiapan yang matang, kondisi tersebut justru berpotensi meningkatkan angka pengangguran dan kemiskinan.

“Urbanisasi fenomena tahunan, perlu menjadi perhatian bersama. Pemerintah harus memiliki langkah antisipatif agar dampaknya tidak meluas,” katanya.

Menurutnya, salah satu langkah yang perlu dilakukan adalah memperkuat pendataan penduduk, khususnya bagi pendatang baru. Hal ini penting untuk menjaga tertib administrasi kependudukan.

“Kita berharap dengan kesiapan yang baik, urbanisasi tidak menjadi beban, tetapi justru bisa menjadi potensi jika dikelola dengan tepat,” pungkasnya.

Simak Berita Lainnya dari Cyrustimes dengan Mengikuti di Google Berita