Menu Tutup

Masuk

  • Masuk
  • Beranda
  • Google Berita
  • Indeks
  • Foto
  • Video
  • Group Whatsapp
  • Polling Cyrustimes

Kategori Pilihan

  • Regional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum Kriminal
  • Kesehatan
  • Olah Raga
  • Otomotif
  • Peristiwa

Kerja Sama

  • Mitra Bisnis
  • Login via Google
Tentang Kami
  • Nasional
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Politik
  • Health
  • Pendidikan
  • Food
  • Travel
  • Hiburan
  • Sport
  • Regional
  • Eksekutif
    • Pemprov Kalteng
    • Pemko Palangka Raya
    • Pemkab Barsel
    • Pemkab Kapuas
    • Pemkab Gunung Mas
    • Pemkab Katingan
    • Pemkab Kobar
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Pulang Pisau
    • Pemkab Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalteng
    • DPRD Palangka Raya
    • DPRD Kapuas
  • Indeks
  • Group Whatsapp
  • Whatsapp Channel
  • Google Berita
  • Video
  • Polling Cyrustimes
Akhir Kisah King Sambo, Terbukti Bunuh Yosua dan Divonis Mati!
1 Komentar
Bagikan
  • Cyrustimes.com
  • Headline

Akhir Kisah King Sambo, Terbukti Bunuh Yosua dan Divonis Mati!

Dani Ismail
13 Februari 2023 17:16
Foto:Irjen Pol Ferdy Sambo (istimewa)

Kebohongan Ferdy Sambo terkupas sedikit demi sedikit. Ferdy Sambo semakin tersudutkan usai Bharada Richard Eliezer menyatakan tak ada baku tembak terkait tewasnya Brigadir Yosua.

Pernyataan ini menepis kronologi awal yang menyebutkan Brigadir Yosua tewas setelah terlibat adu tembak dengan Bharada Eliezer. Tentunya kronologi baku tembak itu adalah akal-akalan Ferdy Sambo semata.

Baca JugaAgustan Beberkan Rekam Jejak PT AKT Milik Samin Tan di Kalteng: Sempat Diminta Setop Beroperasi oleh Gubernur
Baca JugaAdvokat Soroti Lambatnya Proses Kasus Penggelapan di Kalteng

Bharada Eliezer mengaku bekas proyektil yang ada di TKP hanya alibi. Pistol Brigadir Yosua, katanya, sengaja ditembakkan ke arah dinding supaya terkesan ada peristiwa baku tembak.

Kenyataannya, Brigadir Yosua mati bukan karena baku tembak, tetapi karena dibunuh. Eksekutornya yakni Bharada Eliezer yang telah dibujuk dan dipengaruhi Ferdy Sambo untuk membunuh Brigadir Yosua.

Baca JugaWarga Desa Kayumas Sebut Laporan Perhutani Ke Polsek Arjasa Terkait Dugaan Pencurian Kayu Itu Seharusnya 8 Orang Bukan Cuma 3 Pelaku
Baca JugaPerjuangkan Nasib Penambang, Perpedayak dan APERA Temui Ketua DPRD Kalteng

Jenderal Listyo Sigit selaku Kapolri pun menetapkan Ferdy Sambo sebagai tersangka. Penetapan itu terjadi pada 9 Agustus 2022.

Di pengadilan, Sambo mengaku membunuh Brigadir Yosua karena emosi. Sambo langsung naik pitam usai menerima kabar dari Putri yang mengaku bahwa ia dilecehkan oleh Brigadir Yosua.

Baca JugaGMNI Kalteng Kecam Polisi Jadi Dosen Tamu
Baca JugaKewenangan Pusat, Joni Harta Desak Desentralisasi Tambang Rakyat di Kalteng

Sambo merasa harkat dan martabatnya telah diinjak oleh Brigadir Yosua yang tak lain adalah ajudannya. Karena hal itu, Sambo lalu merencanakan pembunuhan Brigadir Yosua dengan Bharada Eliezer, Putri Candrawathi, sopirnya Kuat Ma’ruf, dan ajudannya yang lain Bripka Ricky Rizal.

Setelah berdiskusi panjang, Sambo mengutus Bharada Eliezer untuk menjadi eksekutor. Eliezer yang secara pangkat berbeda jauh dari Sambo, tak bisa menolak. Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Ma’ruf pun dijanjikan hadiah uang tunai. Selain itu untuk menghilangkan jejak, Sambo turut memberikan Iphone 13 Pro Max kepada Eliezer, Kuat Ma’ruf, dan Ricky Rizal.

Halaman
1 2 3
Selanjutnya
  • ASN
  • Bharada Eliezer
  • Ferdy Sambo
  • ferdysambo
  • hukum
  • Hukuman
  • Hukuman Mati
  • Kapolri
  • kriminal
  • listyo sigit prabowo
  • pelecehan
  • Pembunuhan
  • Pembunuhan Berencana
  • polisi
  • Polisi tembak polisi
  • polres
  • Polri
  • Richard Eliezer
  • Rumah Dinas
  • Vonis
  • Vonis hukuman
  • vonis mati ferdy sambo
  • Yosua
Dani Ismail
Penulis

Berita Terkait

Panen Sawit di Lahan Bersertifikat, Tiga Warga Terancam Penjara
Headline

Panen Sawit di Lahan Bersertifikat, Tiga Warga Terancam Penjara

1 bulan yang lalu
MK Tolak Uji Materi Rangkap Jabatan Anggota Polri
Nasional

MK Tolak Uji Materi Rangkap Jabatan Anggota Kepolisian, Polri: Menghormati Sepenuhnya

2 bulan yang lalu
Advokat Soroti Lambatnya Proses Kasus Penggelapan di Kalteng
Hukum Kriminal

Advokat Soroti Lambatnya Proses Kasus Penggelapan di Kalteng

7 bulan yang lalu
Jawa Timur

Warga Desa Kayumas Sebut Laporan Perhutani Ke Polsek Arjasa Terkait Dugaan Pencurian Kayu Itu Seharusnya 8 Orang Bukan Cuma 3 Pelaku

7 bulan yang lalu
GMNI Kalteng Kecam Polisi Jadi Dosen Tamu
Regional

GMNI Kalteng Kecam Polisi Jadi Dosen Tamu

7 bulan yang lalu
Siswa SIP Angkatan 54 Gelar Baksos
Regional

Siswa SIP Angkatan 54 Gelar Baksos

7 bulan yang lalu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. ustvarite racun na binance
    2 tahun yang lalu

    Your article helped me a lot, is there any more related content? Thanks!

    Balas
Sudah ditampilkan semua

Pos Terpopuler

#1

Libur Idulfitri, Wisata Air Hitam Kereng Bangkirai Palangka Raya Diserbu Ribuan Pengunjung

6 hari yang lalu
#2

Kejagung Tetapkan Samin Tan Jadi Tersangka Korupsi Tambang di Murung Raya Kalteng

4 hari yang lalu
#3

Pendaftaran Porprov Kalteng, 3.060 Atlet Terdaftar, Kotim dan Barsel Belum Daftar

4 hari yang lalu
#4

Tuntut Transparansi Dana Pokir, Demo SEMMI Kalteng di Kejati Ricuh

2 hari yang lalu
#5

KHBS dari Gubernur Kalteng Cair! Warga: Proses Cepat

5 hari yang lalu
Selengkapnya

Komentar Terpopuler

4
Komentar

Disdik Kalteng Pastikan SPMB dan Seragam Sekolah Gratis, Ada Pungutan Laporkan!

3
Komentar

Gubernur Kalteng Terbitkan Aturan Ketat Disiplin ASN Usai Dapati Kantor Biro Umum Sepi

2
Komentar

Gubernur Kalteng Terbitkan Aturan Baru Disiplin ASN, Pelanggar Terancam Dipecat

Tentang Kami cyrustimes

Follow Media Sosial Kami

Copyright @ 2026 cyrustimes.com
All right reserved

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Karir
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber