CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA – Di tengah tekanan efisiensi anggaran yang signifikan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) memastikan program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) tetap berjalan dan menjadi prioritas utama. APBD Kalteng 2026 tercatat sebesar Rp5,4 triliun, turun drastis dibanding APBD 2025 yang mencapai Rp10,2 triliun.

Gubernur Agustiar Sabran menyatakan, meski ruang fiskal menyempit, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat tidak dapat dikompromikan. Ia meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota, hingga level camat, lurah, dan kepala desa, untuk bersinergi aktif demi keberhasilan distribusi KHBS di lapangan.

“KHBS adalah bentuk komitmen kami yang tetap memprioritaskan program yang menyentuh langsung masyarakat, meskipun saat ini kita menghadapi efisiensi anggaran,” ujarnya dalam Rapat Sosialisasi di Istana Isen Mulang, Rabu (25/2/2026).

Agustiar menegaskan keberhasilan KHBS tidak bisa bertumpu pada pemerintah provinsi saja. “Tanpa dukungan seluruh elemen di Kalimantan Tengah, program ini tidak akan berhasil optimal,” katanya. Penguatan koordinasi hingga tingkat desa menjadi kunci agar bantuan sosial benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang paling membutuhkan.

Simak Berita Lainnya dari Cyrustimes dengan Mengikuti di Google Berita