PALANGKA RAYA – Puluhan Kepala Desa (Kades) dan Perangkat Desa di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah (Kalteng) mengancam akan menggelar aksi demo di depan Kantor Bupati setempat menuntut hak Gaji selama 3 bulan dibayarkan.

Rencana tersebut diduga buntut dari belum cairnya alokasi Anggaran Dana Desa (ADD) hingga membuat Kades hingga perangkat desa di Kobar Kalteng belum mendapatkan hak gajinya selama kurang lebih 3 bulan.

Hut Kalteng 3
Hut Kalteng 6
Hut Kalteng 7
20240510_224655
Idul Adha Erlin Hardi

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Kobar, Tohhari mengatakan, banyak Kades hingga saat ini  mengeluh karena tak kunjung menerima gaji sejak bulan Januari hingga Maret.

“Ya benar, sejauh ini pertanggal 2 April hari ini,yang belum salur itu ADD, Siltap yang utama untuk kades dan perangkat desa sejak bulan Januari, Februari, dan Maret,” kata Tohhari, dilansir dari Narasi Kalteng, Selasa (2/4/2024).

WhatsApp Image 2024-05-10 at 19.43.24_7ffe9241
Fairid naparin idul adha
IMG-20240617-WA0075
idul adha barsel

Tohhari menyebutkan, sedikitnya ada sebanyak 81 desa yang belum mendapatkan penyaluran ADD tersebut.

“Sementara 81 desa di kobar ini semua belum menerima penyaluran ADD tersebut,” jelasnya.

Hut Kapuas Erlin Hardi
PJ BUpati Kapuas, Erlin Hardi ASN Netral

Oleh karena itu, puluhan Kades berencana akan menggelar seruan aksi di kantor Bupati Kobar untuk meminta solusi terkait nasib para Kades dan perangkatnya. Namun, ia belum bisa menyampaikan waktu pasti aksi tersebut.