SITUBONDO – Dugaan kejanggalan kembali mencuat dari tubuh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Permukiman (DPUPP) Kabupaten Situbondo. Kali ini, mekanisme penyewaan alat berat disorot karena dinilai tidak transparan dan diduga dilakukan secara asal-asalan alias ngawur.
Informasi yang dihimpun oleh media ini, menyebutkan adanya indikasi tidak adanya standar prosedur yang jelas dalam proses sewa-menyewa, mulai dari pemilihan penyedia hingga penggunaan alat dan BBM yang dipakai.
Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan publik. Sayangnya, ketika hendak dimintai konfirmasi, Plt Kepala DPUPP Situbondo justru enggan memberikan tanggapan. Sikap bungkam tersebut kian menambah kecurigaan publik terhadap dugaan adanya praktik tak wajar dalam proses sewa alat berat tersebut.
Abdul Kadir Jaelani, PLT Kadis tersebut saat dikonfirmasi melalui via telepon, Selasa, 15 Juli 2025, tidak bisa memberikan keterangan meski pesan sudah tersampaikan centang dua.
Sementara itu, Irfan, bagian dari petugas sewa alat berat tidak berani untuk memberikan keterangan saat dikonfirmasi diruang kantornya (14/07/2025). Sebab dirinya mengaku tidak pantas dan takut melangkahi atasan kalau berstatmen dimedia.
“Langsung ke pak Ifik aja mas, itu kabidnya. Setau saya kalau retribusi sewa alat berat itu masuk ke Pendapatan Aset Daerah (PAD) semua mas,” Singkatnya.
Bersambung. . . . . .
Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.
Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes
Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).
⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan