SITUBONDO – Gerakan Aktivis Situbondo (GAS) menyatakan sikap tegas terhadap proyek pembangunan Bandara KASA yang dinilai hingga saat ini belum memberikan dampak signifikan bagi masyarakat lokal. Sikap tersebut mengemuka dalam pertemuan konsolidasi GAS yang digelar pada Sabtu (14/02/2026).

Aliansi yang terdiri dari sembilan LSM dan delapan media lokal di Situbondo itu berkumpul untuk menyamakan arah perjuangan sekaligus mematangkan rencana aksi unjuk rasa sebagai bentuk kritik terbuka terhadap proyek strategis tersebut.

Dalam forum tersebut, sejumlah persoalan menjadi sorotan, di antaranya minimnya pelibatan pengusaha lokal, dominasi pemasok material dan tenaga kerja dari luar daerah, penggunaan armada luar daerah, hingga dampak kerusakan infrastruktur jalan yang dirasakan masyarakat sekitar.

Mengetahui hal ini, Kasatgas Situbondo, Bang Ipoel, turun diundang dalam acara dan hadir dalam pertemuan itu, menjelaskan bahwa kehadirannya merupakan bagian dari fungsi pembinaan terhadap LSM di Kabupaten Situbondo.

Ia menegaskan, pembinaan dilakukan agar setiap organisasi masyarakat menjalankan aktivitas dan aksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kami mendukung peran LSM sepanjang dijalankan secara benar, tertib, dan berorientasi pada kepentingan bersama. Intinya, semua harus bermuara pada kepentingan dan kemajuan Situbondo,” tegasnya.

Sementara itu Deny rico , Koordinator aksi mengatakan,“Aksi ini adalah bentuk peringatan keras. Kami tidak anti pembangunan, tapi kami menolak pembangunan yang menyingkirkan rakyatnya sendiri. Bandara KASA berdiri di tanah Situbondo, sudah seharusnya masyarakat Situbondo menjadi tuan rumah, bukan sekadar penonton. Mulai dari pengusaha lokal, tenaga kerja, hingga armada angkut harus dilibatkan secara nyata. Jika daerah hanya menerima dampak kerusakan jalan dan sosial, sementara manfaatnya dinikmati pihak luar, itu jelas tidak adil. GAS akan terus bersuara sampai pembangunan Bandara KASA benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat Situbondo dan membawa Situbondo naik kelas,” tegas Deny Rico