PALANGKA RAYA – Perbincangan tentang harga Gas Elpiji 3Kg bersubsidi di Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadi sorotan menarik di tengah kehidupan masyarakat yang dinamis.

Hal ini turut disoroti pengamat ekonomi, Suherman yang merupakan Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Palangka Raya (UPR) serta Peneliti di Institute for Economic Research and Training (INTEREST).

Hut Kalteng 3
Hut Kalteng 6
Hut Kalteng 7
20240510_224655
Idul Adha Erlin Hardi

Menurutnya, sebagai kebutuhan pokok yang tak terhindarkan, stabilitas harga gas elpiji 3Kg bersubsidi sangat mempengaruhi kesejahteraan dan ekonomi keluarga.

“Baru-baru ini, kita survei harga gas elpiji 3Kg di Kalteng tercatat sekitar Rp 35 ribu – 45 ribu. Meskipun stabil pada rentan harga tersebut, angka ini menimbulkan pertanyaan di kalangan konsumen mengenai kebijakan harga yang diterapkan,” kata Suherman kepada cyrustimes, Kamis 4 April 2024.

WhatsApp Image 2024-05-10 at 19.43.24_7ffe9241
Fairid naparin idul adha
IMG-20240617-WA0075
idul adha barsel

Di satu sisi, lanjut dia memaparkan, stabilitas harga memberikan kepastian kepada konsumen. Namun di sisi lain, ada harapan untuk penyesuaian harga yang lebih menguntungkan.

“Terutama mengingat fluktuasi ekonomi yang terus berlangsung saat ini. Untuk HET Gas Elpiji 3Kg harusnya di angka Rp 22 ribu, namun faktanya masyarakat Kalteng membeli dengan harga 30 ribu ke atas,” paparnya.

Hut Kapuas Erlin Hardi
PJ BUpati Kapuas, Erlin Hardi ASN Netral