Estimasi waktu baca: 3 menit

Kalteng Dominasi 10 Tertinggi Nasional

CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA Kualitas udara di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) menunjukkan kondisi mengkhawatirkan pada Senin (14/9/2026) dini hari. Data pemantauan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) memperlihatkan enam stasiun pemantauan di Kalteng masuk dalam 10 nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) tertinggi di Indonesia.

Berdasarkan data yang terpantau sekitar pukul 05.14 hingga 05.17 WIB, stasiun Kabupaten Gunung Mas mencatat ISPU 2.103 dengan parameter kritis PM10. Angka tersebut menempatkan stasiun Gunung Mas pada posisi pertama dalam daftar yang ditampilkan sistem pemantauan nasional.

Nilai itu jauh melampaui batas kategori Berbahaya, yang ditetapkan mulai ISPU 301 ke atas. Berdasarkan Permen LHK Nomor 14 Tahun 2020, ISPU 201–300 masuk kategori Sangat Tidak Sehat, sedangkan nilai 301 atau lebih sudah dikategorikan Berbahaya.

Gunung Mas Tertinggi, Barito Selatan 759

Selain Gunung Mas, stasiun Kabupaten Barito Selatan Sanggu berada pada posisi kedua dengan nilai ISPU 759, dengan PM10 sebagai parameter kritis.

Selanjutnya beberapa stasiun lain di Kalimantan Tengah juga mencatat nilai tinggi. Kabupaten Murung Raya tercatat 393 dengan parameter PM2.5, Kabupaten Kotawaringin Timur 348 dengan PM2.5, sedangkan Mobile AQMS BPBD Provinsi Kalimantan Tengah di Bukit Tunggal, Palangka Raya, menunjukkan ISPU 321 dengan parameter kritis PM10.

Sementara stasiun Kabupaten Kapuas mencatat ISPU 217 dengan parameter PM2.5, yang masuk kategori Sangat Tidak Sehat.

Dengan demikian, dari 10 posisi teratas yang terlihat dalam sistem ISPU nasional pada waktu pemantauan tersebut, enam berasal dari Kalteng.

Urutannya yakni Gunung Mas 2.103, Barito Selatan 759, Murung Raya 393, Kotawaringin Timur 348, Mobile AQMS BPBD Kalteng di Palangka Raya 321, serta Kapuas 217.

Lima Stasiun Kalteng Berstatus Berbahaya

Dari enam stasiun tersebut, lima menunjukkan nilai di atas 300 sehingga berada dalam kategori Berbahaya, yakni Gunung Mas, Barito Selatan, Murung Raya, Kotawaringin Timur, dan Mobile AQMS BPBD Kalteng di Palangka Raya.

Kapuas dengan nilai 217 masuk kategori Sangat Tidak Sehat.

Sebagai pembanding nasional, stasiun Padang Padang Pasir tercatat 440, Pontianak Tenggara 400, Kabupaten Kubu Raya Kapuas 339, sementara Kabupaten Nabire berada di angka 239.

Kondisi tersebut sekaligus menunjukkan tingginya konsentrasi wilayah Kalimantan Tengah dalam jajaran stasiun dengan ISPU tertinggi secara nasional pada waktu pemantauan.

Gunung Mas Melonjak Tajam dalam Sepekan

Lonjakan di Gunung Mas menjadi perhatian tersendiri. Pada pemantauan 7 September 2026 sekitar pukul 04.00 WIB, ISPU PM10 di Kuala Kurun sebelumnya tercatat sekitar 453 dan sudah berada dalam kategori Berbahaya.

Kini angka yang ditampilkan stasiun Gunung Mas mencapai 2.103, atau sekitar 4,6 kali dibandingkan data sepekan sebelumnya.

Meski demikian, angka ISPU menggambarkan kondisi kualitas udara berdasarkan pengukuran stasiun pada lokasi dan waktu tertentu. Data tersebut tidak dapat digunakan sendirian untuk menentukan sumber pencemaran maupun menggambarkan secara identik kondisi seluruh wilayah kabupaten.

Warga Diminta Batasi Aktivitas di Luar Ruangan

KLH/BPLH sebelumnya memberikan panduan bahwa ketika ISPU melewati 200, masyarakat sebisa mungkin berada dan beraktivitas di dalam ruangan. Apabila harus berada di luar, penggunaan masker seperti N95 atau KN95 dianjurkan.

Anak-anak, lansia, ibu hamil serta masyarakat dengan gangguan pernapasan termasuk kelompok yang perlu mendapat perlindungan lebih ketat ketika kualitas udara memburuk.

Dengan nilai ISPU sejumlah stasiun di Kalteng sudah berada pada kategori Berbahaya, perkembangan kualitas udara perlu dipantau secara berkala karena angka pada sistem dapat berubah mengikuti hasil pengukuran berikutnya.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja