CYRUSTIMES.COM, PALANGKA RAYA – Sekretaris Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, menegaskan pentingnya peningkatan peran kader posyandu dalam pemberdayaan kesehatan ibu dan anak, Selasa (10/03/2026). Langkah ini dinilai penting untuk mendukung deteksi dini masalah kesehatan, termasuk pencegahan stunting di masyarakat.

Rana Muthia Oktari mengatakan, kader posyandu merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Peran tersebut tidak hanya sebatas penimbangan balita, tetapi juga mencakup edukasi dan pemantauan kesehatan keluarga.

“Posyandu bukan hanya sekadar tempat penimbangan balita, tetapi juga menjadi ujung tombak dalam menjaga kualitas kesehatan keluarga di lingkungan perumahan,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan kapasitas kader posyandu perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui pelatihan dan pendampingan. Hal ini bertujuan agar pelayanan yang diberikan semakin profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Selain itu, ia menilai peran posyandu perlu diperluas dengan menjangkau kelompok remaja dan lansia. Upaya ini dinilai mampu mendukung pembangunan kesehatan masyarakat secara menyeluruh di berbagai kelompok usia.

“Konsep posyandu terpadu harus diperkuat. Saat ini sudah banyak posyandu remaja dan posyandu lansia yang mulai aktif, dan itu harus terus didorong agar berfungsi maksimal,” ucapnya.

Politikus Partai NasDem tersebut juga mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan dukungan sarana dan prasarana, termasuk penyediaan alat kesehatan sederhana yang menunjang kegiatan posyandu.

“Dengan dukungan bersama, posyandu dapat menjadi pusat kegiatan kesehatan yang aktif. Ini langkah nyata untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas di masa depan,” pungkasnya.

Simak Berita Lainnya dari Cyrustimes dengan Mengikuti di Google Berita