CYRUSTIMES.COM, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) mengimbau masyarakat menjaga ketertiban menjelang aksi demonstrasi yang direncanakan berlangsung pada 21 April 2026, Sabtu (18/04/2026). Aksi tersebut diperkirakan melibatkan ratusan massa dari berbagai elemen di Kalimantan Timur (Kaltim).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kukar, Rinda Desianti, mengatakan pemerintah menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. Namun, ia menekankan aksi harus dilakukan secara damai dan tetap menjaga kondusivitas daerah.

“Silakan menyampaikan aspirasi, itu hak masyarakat, tapi yang terpenting dilakukan dengan cara santun dan menjaga kondusivitas wilayah,” kata Rinda.

Ia menegaskan, keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, bukan hanya aparat. Oleh karena itu, prinsip damai harus menjadi prioritas dalam setiap aksi.

“Kita semua yang menjaga daerah ini, jadi jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Rinda mengaku hingga saat ini belum ada data pasti terkait jumlah peserta aksi. Meski demikian, imbauan tetap disampaikan sebagai langkah antisipasi agar kegiatan berjalan tertib.

“Belum ada informasi pasti jumlah massa, tapi kami mengimbau agar peserta aksi tidak bertindak anarkis,” ucapnya.

Aksi demonstrasi ini rencananya diikuti organisasi mahasiswa dan masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi terkait sejumlah kebijakan pemerintah provinsi.

Pemerintah berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana penyampaian aspirasi secara konstruktif. Dengan demikian, stabilitas daerah di Kutai Kartanegara tetap terjaga aman dan kondusif.