Estimasi waktu baca: 2 menit

Janji Vendor Buatkan Jalan Sementara Berupa Jembatan Kayu Penghubung Jalur Utama

CYRUSTIMES, KATINGAN – Keluhan warga terhadap proyek Pemeliharaan Berkala Siring Drainase Jalan Soekarno Hatta kembali bertambah. Setelah sebelumnya mengeluhkan akses rumah yang terputus, warga kini menilai fasilitas jembatan sementara yang dijanjikan pelaksana proyek tidak sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Salah seorang warga berinisial R mengaku sempat didatangi langsung oleh direktur perusahaan pelaksana pada pagi hari. Dalam pertemuan itu, menurutnya, pihak vendor berjanji memprioritaskan akses menuju rumahnya dengan menempatkan material batu, pasir, serta menyediakan jembatan sementara dari kayu.

Advertisement

“Direkturnya datang pagi itu. Mereka bilang akan mengusahakan material batu, pasir, dan molen di depan rumah kami. Katanya juga akan dibuatkan jembatan sementara dari kayu supaya kami bisa beraktivitas,” ujar R.

Namun hingga siang hari, material yang dijanjikan belum juga tiba. Melihat kondisi tersebut, ayah R berinisiatif mencari sendiri kayu bulat untuk dijadikan jembatan sementara.

R mengatakan, setelah kayu tersebut berhasil diperoleh, barulah pihak pelaksana datang dan menyampaikan bahwa material kayu sebenarnya sudah disiapkan, namun kendaraan pengangkut disebut sempat melewati lokasi sehingga belum sempat diturunkan.

Advertisement

“Mereka bilang sebenarnya kayunya ada, hanya truknya terlanjur lewat sehingga belum sempat diantar ke sini,” katanya.

Meski akhirnya material tiba, R menilai jumlahnya jauh dari cukup. Vendor, kata dia, hanya menyerahkan dua batang kayu bulat dan sekitar delapan lembar papan.

Menurutnya, material tersebut tidak mampu menutup lebar galian drainase sehingga warga tetap harus menggunakan kayu tambahan yang sebelumnya disiapkan secara mandiri.

“Yang diberikan hanya dua batang kayu bulat dan beberapa papan. Itu tidak cukup, bahkan untuk menutup setengah lebar parit saja tidak bisa. Akhirnya kami tetap memakai kayu yang sudah kami cari sendiri,” ungkapnya.

R berharap pelaksana proyek drainase bernilai miliaran rupiah tersebut lebih memperhatikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama pekerjaan berlangsung. Ia menilai penyediaan akses sementara seharusnya menjadi bagian dari tanggung jawab pelaksana proyek agar aktivitas warga tidak terganggu.

Hingga berita ini diperbarui, redaksi Cyrustimes masih membuka ruang hak jawab kepada CV Tiga Putera Bersaudara selaku pelaksana proyek maupun Dinas PUPR Kabupaten Katingan untuk memberikan tanggapan atas keluhan terbaru yang disampaikan warga.

Advertisement
Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

Advertisement
📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja