PALANGKA RAYA – Musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Tengah khususnya di Kota Palangka Raya telah menyebabkan dampak yang cukup parah.

Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya mencatat terdapat 18 kelurahan yang tersebar di empat kecamatan telah terdampak.

Hut Kalteng 3
Hut Kalteng 6
Hut Kalteng 7
20240510_224655
Idul Adha Erlin Hardi

Plt Kepala Pelaksana BPBD Palangka Raya, Hendrikus Satriya Budi mengatakan, musibah banjir telah mempengaruhi ribuan jiwa.

“Sebanyak 2.470 Kepala Keluarga (KK), yang mencakup 5.773 jiwa terdampak banjir di kota setempat,” ungkapnya, Senin 11 Maret 2024

WhatsApp Image 2024-05-10 at 19.43.24_7ffe9241
Fairid naparin idul adha
IMG-20240617-WA0075
idul adha barsel

Sampai saat ini sebanyak 1.181 rumah masyarakat telah tergenang air dengan ketinggian debit air yang bervariasi, mulai dari se-mata kaki hingga pinggang orang dewasa

“Kami telah mendirikan dua posko pengungsian untuk menampung para korban banjir. Posko tersebut berlokasi di Kelurahan Langkai dan Kelurahan Palangka, yang kini menjadi tempat sementara bagi warga yang terpaksa mengungsi dari rumah mereka,” ujarnya.

Hut Kapuas Erlin Hardi
PJ BUpati Kapuas, Erlin Hardi ASN Netral

Pemerintah Kota Palangka Raya terus berupaya memberikan bantuan dan dukungan kepada warga yang terkena dampak. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas dalam menghadapi situasi saat ini.

“Untuk informasi lebih lanjut terkait banjir dan bantuan, warga dapat menghubungi posko pengungsian atau BPBD,” pungkasnya.