CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA – Perkumpulan Pemuda Nusantara (PPN) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar diskusi publik dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day, Jumat (1/5/2026), dengan mengangkat tema dampak teknologi terhadap masa depan tenaga kerja.

Kegiatan yang dihadiri pengurus organisasi, akademisi, dan kalangan pemuda ini membahas pertanyaan utama: apakah teknologi akan menjadi sekutu atau justru ancaman bagi buruh.

Ketua PPN Kalteng, Fiteli Waruwu, mengatakan tema tersebut dipilih karena relevan dengan perkembangan dunia kerja saat ini yang semakin dipengaruhi oleh kemajuan teknologi.

“Teknologi bukan hal yang harus ditakuti, tetapi juga tidak boleh dihadapi tanpa persiapan. Kita perlu memastikan kemajuan ini tetap berpihak pada kesejahteraan pekerja,” ujarnya.

Dalam diskusi tersebut, peserta menyoroti dua sisi perkembangan teknologi. Di satu sisi, teknologi dinilai mampu meningkatkan efisiensi, membuka peluang usaha, dan menciptakan jenis pekerjaan baru.

Namun di sisi lain, muncul kekhawatiran terhadap potensi pengurangan tenaga kerja, perubahan kebutuhan keterampilan, serta kesenjangan akses teknologi di masyarakat.

Sejumlah poin strategis turut dibahas, antara lain pentingnya peningkatan keterampilan melalui pendidikan berkelanjutan agar tenaga kerja mampu beradaptasi dengan perubahan.

Selain itu, perlindungan hak pekerja juga menjadi perhatian, khususnya terkait jaminan sosial dan keamanan kerja di tengah transformasi digital.

Peserta juga menekankan perlunya peran aktif pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sipil dalam merumuskan kebijakan yang seimbang antara pertumbuhan ekonomi dan perlindungan tenaga kerja.