CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA – Warga Kalimantan Tengah (Kalteng) merasakan kekecewaan setelah mengetahui Kartu Huma Betang yang mereka terima saat kampanye Pemilihan Gubernur 2024 dinyatakan tidak berlaku. Pemerintah provinsi mengonfirmasi kartu tersebut hanya contoh dan akan diganti dengan versi baru.

Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng Leonard S Ampung menegaskan kartu yang dibagikan pasangan Agustiar Sabran-Edy Pratowo selama kampanye tidak dapat digunakan. “Yang dulu itu hanya contoh, tidak dipakai lagi. Yang dipakai nanti adalah kartu yang baru ini,” kata Leonard di Palangka Raya, Rabu, 14 Januari 2026.

Pernyataan tersebut memicu reaksi dari masyarakat yang telah memegang kartu versi kampanye. L, warga Kabupaten Kotawaringin Timur, mengaku memilih pasangan tersebut karena janji bantuan sosial melalui Kartu Huma Betang. “Ya karena ada kartu ini makanya kami pilih, ternyata cuma souvenir doang,” ujarnya, Sabtu (17/1/2026).

Dalam kartu versi kampanye tertulis keterangan bahwa kartu berlaku jika Agustiar-Edy memenangkan Pilgub Kalteng 2024. Sosialisasi saat kampanye juga menjanjikan berbagai bantuan bagi pemegang kartu. Namun hingga kini, warga mengaku belum ada tim pendataan yang datang ke wilayah mereka.

R, warga Kotim lainnya, menyatakan kekecewaannya karena belum ada tindak lanjut di wilayahnya. “Belum ada, padahal warga di sini pendukung bapak Agustiar pas pilgub kemarin,” katanya.

Kondisi serupa dialami D, warga Palangka Raya yang juga memegang kartu versi kampanye. Ia mengaku belum mendapat kepastian mengenai kartu baru yang akan diluncurkan. “Belum dapat informasi, didata juga tidak. Kami gak berharap banyak juga jadinya,” ucapnya.

Pasangan Agustiar Sabran-Edy Pratowo resmi menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng periode 2024-2029 setelah memenangi Pilgub 2024. Peluncuran Kartu Huma Betang versi baru dijadwalkan dalam waktu dekat, meski tanggal pasti belum diumumkan.

Simak Berita Lainnya dari Cyrustimes dengan Mengikuti di Google Berita