Isu Badai PHK Menerpa Karyawan Tiktok Tokopedia
CYRUSTIMES, JAKARTA – Kabar pemutusan hubungan kerja atau PHK di tubuh TikTok Tokopedia kembali menyita perhatian publik. Isu ini mencuat setelah beredar informasi di media sosial yang menyebut sebagian eks karyawan Tokopedia terdampak efisiensi usai platform e-commerce itu berada di bawah kendali TikTok.
Informasi yang ramai beredar menyebut PHK menyasar karyawan Tokopedia dalam jumlah besar. Bahkan, muncul klaim angka mencapai 90 persen. Namun, TikTok Tokopedia tidak mengonfirmasi angka tersebut.
Perusahaan hanya menyatakan adanya penyesuaian organisasi pada tim riset dan pengembangan atau R&D. Langkah itu disebut sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat pertumbuhan bisnis jangka panjang.
TikTok Sebut Bukan Keputusan Mudah
TikTok Tokopedia menyebut keputusan yang berdampak pada karyawan bukan langkah mudah. Perusahaan berdalih penyesuaian dilakukan agar operasional lebih selaras dengan arah bisnis.
Meski begitu, isu PHK ini tetap memunculkan sorotan. Tokopedia selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu perusahaan teknologi lokal terbesar di Indonesia. Perubahan besar di internal perusahaan itu dinilai menjadi gambaran baru arah industri digital setelah masuknya pemain global.
Sejumlah laporan menyebut lebih dari 450 karyawan di unit teknologi terdampak dalam gelombang PHK terbaru. Namun, perusahaan belum membuka rincian resmi mengenai jumlah karyawan yang terkena dampak maupun posisi yang dipangkas.
GoTo Klaim Dampak Keuangan Terbatas
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk atau GOTO ikut merespons isu tersebut. GoTo menyatakan saat ini hanya memegang 24,99 persen saham Tokopedia setelah TikTok mengambil alih mayoritas kepemilikan.
Dengan posisi kepemilikan tersebut, GoTo menilai penyesuaian organisasi di Tokopedia tidak berdampak material terhadap kondisi keuangan perseroan.
Pernyataan itu sekaligus menegaskan bahwa kendali operasional Tokopedia kini tidak lagi berada sepenuhnya di tangan GoTo. TikTok melalui skema penggabungan bisnis e-commerce telah menjadi pemegang saham mayoritas Tokopedia.
Efisiensi Setelah Akuisisi
Isu PHK ini menambah panjang catatan efisiensi di sektor teknologi. Setelah masa ekspansi agresif, banyak perusahaan digital mulai menata ulang struktur organisasi, menekan biaya, dan mengarahkan sumber daya ke lini bisnis yang dinilai paling produktif.
Di sisi lain, PHK di Tokopedia menjadi perhatian karena terjadi setelah integrasi TikTok Shop dengan Tokopedia. Publik menyoroti apakah efisiensi tersebut hanya langkah bisnis biasa atau bagian dari perubahan besar dalam pengelolaan platform e-commerce nasional.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi yang memerinci total karyawan terdampak. TikTok Tokopedia hanya menegaskan akan tetap berinvestasi dan mengembangkan platform untuk mendukung penjual, kreator, serta pengguna.
Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.


Tinggalkan Balasan