Estimasi waktu baca: 3 menit

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono membenarkan jasad yang ditemukan merupakan salah satu personelnya.

CYRUSTIMES, KATINGAN – Kapolres Katingan, AKBP Dodik Hartono, membenarkan jasad yang ditemukan di aliran Sungai Katingan merupakan salah satu personel Polres Katingan yang sebelumnya dilaporkan hilang pascainsiden Tumbang Kalemei.

Kepastian itu disampaikan Dodik saat dikonfirmasi Cyrustimes, Sabtu, 4 Juli 2026.

Advertisement

“Iya mas,” kata Dodik saat ditanya mengenai kebenaran jasad yang ditemukan merupakan anggota Polres Katingan.

Dodik kemudian memastikan identitas personel tersebut.

“Atas nama Alm. Bripda Novandri,” ujarnya.

Advertisement

Satu Personel Teridentifikasi

Dengan konfirmasi tersebut, satu dari dua personel Polres Katingan yang sebelumnya hilang telah teridentifikasi meninggal dunia.

Bripda Nopandri Ramadhana atau biasa dipanggil Novandri, sebelumnya dilaporkan hilang bersama Aiptu Sumariyanto setelah operasi Satresnarkoba Polres Katingan di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, berujung insiden berdarah.

Dalam peristiwa itu, Aipda Yudhi Perdana Putra lebih dulu ditemukan gugur dalam tugas. Sementara dua personel lainnya dinyatakan hilang dan menjadi fokus pencarian tim gabungan.

Advertisement

Penemuan jasad Bripda Novandri menambah duka jajaran kepolisian di Kalimantan Tengah.

Pencarian Masih Berlanjut

Meski satu personel telah ditemukan, operasi pencarian belum selesai.

Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap satu personel lainnya yang belum ditemukan. Penyisiran masih dilakukan di aliran Sungai Katingan dan titik-titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi penemuan.

Advertisement

Sebelumnya, Kantor SAR Palangka Raya menyebut pencarian dilakukan dengan membagi tim menjadi beberapa Search and Rescue Unit atau SRU.

Kondisi arus Sungai Katingan yang deras, jeram, serta air yang keruh menjadi kendala utama dalam proses pencarian.

Insiden Tumbang Kalemei

Peristiwa ini bermula dari operasi penindakan dugaan peredaran narkotika jenis sabu di Desa Tumbang Kalemei.

Advertisement

Operasi tersebut kemudian berubah menjadi insiden berdarah. Satu anggota kepolisian gugur, dua anggota hilang, dan aparat kemudian melakukan pengejaran terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap petugas.

Dalam perkembangan penyidikan, tim khusus Polda Kalteng sebelumnya telah mengamankan satu orang terduga pelaku.

Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, juga telah membenarkan adanya satu orang yang diamankan. Namun, identitas dan peran terduga pelaku masih didalami penyidik.

Advertisement

Duka Bertambah

Konfirmasi meninggalnya Bripda Novandri membuat duka dalam kasus Tumbang Kalemei semakin dalam.

Jajaran kepolisian kini tidak hanya fokus pada pencarian personel yang masih hilang, tetapi juga pengungkapan menyeluruh terhadap peristiwa penyerangan dalam operasi narkoba tersebut.

Publik menunggu perkembangan resmi berikutnya dari kepolisian, terutama terkait pencarian satu personel lain, hasil evakuasi, serta proses hukum terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.

Advertisement

Bagi keluarga besar Polres Katingan dan Polda Kalteng, Bripda Novandri kini tercatat sebagai personel yang gugur dalam rangkaian tugas penegakan hukum di wilayah Katingan.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

Advertisement
Advertisement