Estimasi waktu baca: 4 menit

CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA – Kebakaran melanda Gedung Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah di Kompleks Kantor Gubernur Kalteng, Palangka Raya, Rabu (12/8/2026) dini hari.

Peristiwa yang diketahui sekitar pukul 02.10 WIB tersebut tidak hanya menyebabkan hampir seluruh ruangan Biro Kesra terdampak, tetapi juga memunculkan persoalan mengenai kesiapan sistem proteksi kebakaran di lingkungan pusat pemerintahan Provinsi Kalteng.

Advertisement

Saat meninjau lokasi kebakaran pada Rabu pagi, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menyoroti kondisi hydrant atau saluran air pemadam kebakaran yang disebut tidak berfungsi ketika dibutuhkan.

Gubernur Soroti Hydrant Tak Berfungsi

Agustiar secara langsung menunjukkan fasilitas hydrant yang berada di Kompleks Kantor Gubernur Kalteng.

Menurutnya, sistem tersebut seharusnya dapat digunakan ketika terjadi keadaan darurat, terlebih kompleks tersebut merupakan kawasan pusat aktivitas pemerintahan.

Advertisement

“Ini tidak jalan hydrant saluran air,” ujar Agustiar saat meninjau lokasi kebakaran.

Agustiar menegaskan fasilitas proteksi kebakaran tidak cukup hanya tersedia secara fisik. Seluruh sistem harus dipastikan dalam kondisi siap digunakan ketika sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

Ia meminta fasilitas pengamanan di lingkungan Kantor Gubernur diperiksa kembali sebagai bagian dari evaluasi setelah kebakaran Biro Kesra.

Menurut Agustiar, kejadian tersebut menjadi pembelajaran agar langkah antisipasi dilakukan sebelum terjadi keadaan darurat.

Hampir Seluruh Ruangan Biro Kesra Terbakar

Kebakaran mengakibatkan kerusakan cukup parah pada gedung yang digunakan Biro Kesra Setda Kalteng.

Kepala Biro Kesra Setda Kalteng Rus’ansyah mengatakan hampir seluruh ruangan terdampak, mulai dari ruang kepala biro, kepala bagian, kepala subbagian hingga ruangan staf.

Advertisement

“Kalau yang terbakar hampir semua ruangan,” kata Rus’ansyah.

Hingga setelah api berhasil dipadamkan, belum diketahui secara pasti barang maupun dokumen yang masih dapat diselamatkan. Pemeriksaan lebih lanjut terhadap kondisi aset dan dokumen dilakukan setelah proses pemadaman serta pemeriksaan oleh pihak berwenang selesai.

Titik awal api juga belum dapat dipastikan.

Kebakaran Terjadi Saat Kompleks Kantor Sepi

Kebakaran terjadi pada dini hari ketika aktivitas perkantoran belum berlangsung.

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebut api mulai diketahui sekitar pukul 02.10 WIB. Armada pemadam kebakaran pemerintah dan pemadam kebakaran swakarsa kemudian dikerahkan untuk melakukan pemadaman.

Sekitar pukul 04.25 WIB, api dilaporkan telah berhasil dipadamkan, meski petugas masih berada di lokasi untuk memastikan kondisi aman.

Advertisement

Karena kejadian berlangsung ketika kompleks perkantoran dalam kondisi sepi, kesiapan sistem proteksi kebakaran menjadi perhatian penting pemerintah daerah.

Pemprov Kalteng Evaluasi Sistem Proteksi Kebakaran

Agustiar meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran gedung perkantoran.

Evaluasi tidak hanya diarahkan terhadap kondisi bangunan, tetapi juga mencakup kesiapan sarana pemadam, sistem hydrant, sumber air dan perangkat pendukung lainnya.

Pemprov Kalteng menyatakan akan melakukan pembenahan terhadap sistem proteksi kebakaran di lingkungan perkantoran agar fasilitas tersebut benar-benar dapat digunakan ketika terjadi keadaan darurat.

Persoalan ini menjadi penting karena keberadaan hydrant seharusnya menjadi salah satu lapisan awal dalam penanganan kebakaran sebelum api berkembang lebih luas.

Pelayanan Biro Kesra Tetap Berjalan

Meski gedung mengalami kerusakan parah, aktivitas pelayanan Biro Kesra kepada masyarakat dipastikan tidak berhenti.

Advertisement

Gubernur Agustiar mengatakan operasional Biro Kesra akan dipindahkan sementara ke lokasi lain sehingga pelayanan pemerintahan tetap berjalan.

“Ya, pasti beralih tempat. Sementara,” ujarnya.

Pemerintah daerah selanjutnya akan melihat kondisi bangunan secara menyeluruh untuk menentukan langkah penanganan dan perbaikan.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Hingga Rabu pagi, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan.

Sekda Kalteng Linae Victoria Aden mengatakan pihak berwenang akan melakukan investigasi terhadap peristiwa tersebut. Pemerintah untuk sementara memprioritaskan proses pemadaman dan penanganan lokasi.

Gubernur Agustiar juga belum menyimpulkan adanya kelalaian sebagai penyebab kebakaran. Menurutnya, dugaan tersebut masih harus menunggu hasil pemeriksaan.

Dengan demikian, persoalan hydrant yang tidak berfungsi diposisikan sebagai temuan dan bahan evaluasi sistem keselamatan, bukan sebagai kesimpulan mengenai penyebab kebakaran.

Kebakaran Gedung Biro Kesra kini menjadi momentum bagi Pemprov Kalteng untuk mengevaluasi kesiapan seluruh fasilitas keselamatan di kompleks perkantoran pemerintah. Bukan hanya memastikan hydrant tersedia, tetapi juga memastikan sistem tersebut benar-benar berfungsi ketika keadaan darurat terjadi.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

Advertisement
AA3F4864-5C8D-4C02-B0C2-F53C75889A03
📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja