UPR Dampingi Pengembang Perumahan Palangka Raya Terapkan Coretax
CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Palangka Raya (UPR) menggelar pendampingan implementasi sistem Coretax kepada PT Agung Dharma Intiland, salah satu pengembang perumahan subsidi di Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng).
Kegiatan yang berlangsung sejak Agustus hingga September 2026 tersebut melibatkan dosen dan mahasiswa Jurusan Akuntansi FEB UPR, yakni Ricky Yunisar Setiawan, S.E., M.S.A., Dzahin Syauqi Muhammad, S.Pd., M.Ak., Adila Durrotul Ghina, S.Ak., M.Acc., Theresia Mentari, S.E., M.S.A., Yolanda Nabila Mudzalifah, dan Syafira Zahra.
Pendampingan dilakukan sebagai bagian dari upaya membantu pelaku usaha beradaptasi dengan transformasi digital administrasi perpajakan sekaligus meningkatkan pemahaman serta kepatuhan dalam memenuhi kewajiban pajak perusahaan.
Pendampingan Pelaporan Pajak Melalui Coretax
Dalam kegiatan tersebut, Tim PkM Jurusan Akuntansi FEB UPR memberikan edukasi mengenai sejumlah aspek administrasi perpajakan yang dibutuhkan perusahaan.
Materi pendampingan meliputi tata cara pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Masa Pajak Pertambahan Nilai (PPN), SPT Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Badan, SPT Masa PPh Pasal 21 karyawan, hingga penggunaan elektronik Bukti Pemotongan atau e-Bupot PPh Unifikasi.
Pendampingan e-Bupot tersebut mencakup PPh Pasal 4 ayat (2), PPh Pasal 22, dan PPh Pasal 23 sesuai kebutuhan mitra.
Tidak hanya berupa penyampaian materi, kegiatan juga dilakukan melalui praktik langsung. Tim mendampingi proses pembuatan bukti potong hingga pengoperasian sistem Coretax agar staf perusahaan dapat memahami alur administrasi perpajakan secara lebih menyeluruh.
Pendekatan tersebut diharapkan membantu perusahaan mengatasi kendala teknis, mengurangi risiko kesalahan administrasi, serta meminimalkan kemungkinan keterlambatan pelaporan pajak.
Dorong Kepatuhan dan Kemandirian Perusahaan
Salah satu anggota Tim PkM Jurusan Akuntansi FEB UPR, Dzahin Syauqi Muhammad, S.Pd., M.Ak., mengatakan pendampingan tersebut diarahkan agar mitra tidak hanya mampu menggunakan Coretax secara teknis, tetapi juga semakin tertib dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
“Pendampingan ini kami arahkan agar mitra tidak hanya memahami cara mengoperasikan Coretax, tetapi juga semakin tertib dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Harapannya, setelah program selesai, perusahaan dapat melakukan proses administrasi dan pelaporan pajak secara lebih mandiri, tepat waktu, dan akurat,” kata Dzahin.
Menurut dia, kemampuan menggunakan sistem secara mandiri menjadi penting karena transformasi administrasi perpajakan menuntut wajib pajak untuk semakin terbiasa dengan proses digital yang terintegrasi.
Melalui pendampingan tersebut, PT Agung Dharma Intiland diharapkan mampu mengelola kewajiban perpajakan secara lebih tertib, efisien, dan berkelanjutan.
Kajian Ilmiah Jadi Landasan Pendampingan
Pelaksanaan program ini juga didukung hasil kajian ilmiah Latifah dan kawan-kawan pada 2026 yang dimuat dalam Jurnal Akuntansi, Perpajakan dan Auditing Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
Kajian tersebut menunjukkan bahwa edukasi yang sistematis dan berkelanjutan mengenai penggunaan Coretax System dapat berkontribusi terhadap peningkatan literasi perpajakan, kesadaran hukum, serta kepatuhan formal maupun material wajib pajak.
Selain itu, digitalisasi administrasi melalui sistem terintegrasi dinilai mampu meningkatkan efisiensi waktu, mengurangi biaya administrasi, meminimalkan kesalahan pelaporan, serta memperkuat pengawasan berbasis data.
Atas dasar tersebut, Tim PkM menilai pendampingan implementasi Coretax penting dilakukan untuk membantu mitra memahami perubahan sistem sekaligus meningkatkan kepatuhan administrasi perpajakan.
Mahasiswa Terlibat dalam Implementasi Tri Dharma
Program pendampingan tersebut juga melibatkan mahasiswa secara aktif sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Melalui kegiatan itu, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik, tetapi juga terlibat langsung dalam penerapan ilmu akuntansi dan perpajakan di lingkungan dunia usaha.
Keterlibatan mahasiswa diharapkan dapat memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan pelaku usaha, sekaligus memberikan pengalaman praktis dalam menghadapi persoalan administrasi perpajakan di lapangan.
Melalui program tersebut, PT Agung Dharma Intiland diharapkan semakin siap menjalankan administrasi perpajakan berbasis digital secara mandiri serta mampu memenuhi kewajiban pajak dengan lebih akurat dan tepat waktu.
Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.
Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes
Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).
⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan

Tinggalkan Balasan