Estimasi waktu baca: 3 menit

OJK Kalteng Dorong Kemandirian Ekonomi Penerima Manfaat Lewat Program PEKA

CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama BPJS Ketenagakerjaan Palangka Raya dan Rumah BUMN Palangka Raya mendorong kemandirian ekonomi penerima manfaat melalui Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat (PEKA).

Program tersebut dilaksanakan di Palangka Raya pada Selasa (18/8/2026), sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui edukasi keuangan, perlindungan jaminan sosial, dan pengembangan kewirausahaan.

Advertisement

Literasi Keuangan Kalteng di Atas Rata-rata Nasional

Program PEKA digelar di tengah pentingnya peningkatan literasi keuangan masyarakat.

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, indeks literasi keuangan nasional mencapai 69,57 persen, sedangkan indeks inklusi keuangan sebesar 93,61 persen.

Di Kalimantan Tengah, indeks literasi keuangan tercatat 73,06 persen, lebih tinggi dibandingkan angka nasional. Sementara indeks inklusi keuangan mencapai 93,23 persen.

Advertisement

Data tersebut menunjukkan akses masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan sudah relatif tinggi. Namun, peningkatan akses tersebut perlu diimbangi pemahaman yang memadai agar masyarakat dapat menggunakan produk keuangan secara bijak.

BPJS Ketenagakerjaan Dorong Penerima Manfaat Lebih Mandiri

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Palangka Raya, Satriyo Adi Sasongko, mengatakan Program PEKA diharapkan memberikan nilai tambah bagi penerima manfaat melalui pemberdayaan ekonomi.

“Melalui Program PEKA, kami ingin memastikan Penerima Manfaat tidak hanya mendapatkan pelayanan, tetapi juga memperoleh dukungan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonominya,” ujar Satriyo.

Menurutnya, pemberdayaan menjadi salah satu langkah penting agar penerima manfaat tidak hanya memperoleh pelayanan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi secara mandiri.

Pemahaman Keuangan Jadi Modal Berwirausaha

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Palangka Raya, Amandus Frenaldy, menekankan pentingnya literasi keuangan dan keterampilan kewirausahaan dalam membangun kemandirian ekonomi.

“Pemahaman dalam mengelola keuangan dan keterampilan berwirausaha menjadi modal penting bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi, meningkatkan pendapatan, dan membangun kemandirian ekonomi,” katanya.

Advertisement

Melalui pemahaman tersebut, masyarakat diharapkan mampu mengelola pendapatan sekaligus mengembangkan peluang usaha yang sesuai dengan potensi masing-masing.

OJK Ingatkan Waspadai Layanan Keuangan Ilegal

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah yang diwakili Manajer Bidang Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Kalteng, Ika Budhi Pratiwi, mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan produk dan layanan keuangan.

“Penerima Manfaat perlu memiliki kemampuan mengelola keuangan secara bijak dan terencana, serta memastikan setiap produk atau layanan keuangan yang digunakan telah berizin,” ujar Ika.

Ia menilai pemahaman tersebut penting untuk mengurangi risiko kerugian sekaligus melindungi masyarakat dari aktivitas keuangan ilegal.

Peserta Diberi Edukasi BPJS dan Kewirausahaan

Dalam kegiatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan memberikan edukasi mengenai program jaminan sosial ketenagakerjaan serta Aplikasi Perisai sebagai salah satu sarana memperluas kepesertaan dan akses perlindungan jaminan sosial.

Sementara itu, Rumah BUMN Palangka Raya memberikan materi mengenai kewirausahaan dan pengembangan usaha. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik pengolahan produk.

Advertisement

Rangkaian edukasi dan praktik tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola keuangan sekaligus mengembangkan keterampilan usaha.

Dengan demikian, program pemberdayaan tidak hanya diarahkan pada peningkatan pemahaman keuangan, tetapi juga pada kemampuan menghasilkan pendapatan dan membangun kemandirian ekonomi.

Sinergi OJK, BPJS dan Rumah BUMN Diperkuat

Kolaborasi OJK Kalteng, BPJS Ketenagakerjaan, Rumah BUMN, dan pemerintah daerah diharapkan dapat membangun ekosistem pemberdayaan yang lebih kuat.

Sinergi tersebut diarahkan agar penerima manfaat semakin mandiri, produktif, dan memiliki daya saing, sekaligus mampu memanfaatkan akses keuangan secara aman dan bertanggung jawab.

Program PEKA menjadi salah satu bentuk kolaborasi lintas lembaga dalam menghubungkan literasi keuangan, perlindungan sosial, dan pengembangan usaha sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Tengah.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

Advertisement

Advertisement
AA3F4864-5C8D-4C02-B0C2-F53C75889A03
📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja