CYRUSTIMES, JAKARTA – Publik di wilayah Kalimantan termasuk kelompok masyarakat yang cenderung puas terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Temuan itu tercatat dalam survei nasional Poltracking Indonesia yang dirilis Kamis (04/06/2026).

Survei Poltracking dilakukan pada 11–17 Mei 2026 dengan metode stratified multistage random sampling. Sampel survei sebanyak 1.220 responden dengan margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Klaster survei menjangkau 38 provinsi di Indonesia secara proporsional berdasarkan data Daftar Pemilih Tetap atau DPT 2024. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka oleh pewawancara terlatih.

Dalam temuan Poltracking, publik di sejumlah wilayah cenderung puas terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran. Wilayah itu mencakup Sumatera, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah-DIY, DKI Jakarta-Banten, Sulawesi, Kalimantan, Bali-Nusa, serta Maluku-Papua.

Peneliti Utama Poltracking Indonesia, Masduri Amrawi mengatakan survei ini bertujuan mengukur kinerja pemerintah dan program prioritas Prabowo-Gibran di tengah kondisi geopolitik saat ini.

“Maksud dan tujuan dari survei ini secara umum untuk mengukur kinerja Pemerintah dan Program Prioritas Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka di tengah kondisi geopolitik saat ini, serta berbagai kebijakan yang sudah diambil,” kata Masduri dalam rilis tertulis, Kamis (04/06/2026).

Secara nasional, tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran tercatat 74,2 persen. Sementara tingkat kepuasan publik berada di angka 72,2 persen.

Poltracking juga mencatat seluruh kelompok usia cenderung puas terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran. Kelompok itu meliputi Generasi Z, Milenial, Generasi X, Baby Boomers, hingga Silent Gen.

Ada tiga alasan utama publik merasa puas terhadap pemerintah. Bantuan pemerintah yang dinilai tepat sasaran berada di angka 14,0 persen.

Alasan berikutnya adalah program Makan Bergizi Gratis atau MBG sebesar 13,8 persen. Sementara kepemimpinan tegas dan berwibawa berada di angka 10,6 persen.

Jika dilihat berdasarkan bidang, kepuasan tertinggi berada pada sektor kesehatan sebesar 75,4 persen. Kemudian pertahanan dan keamanan 74,5 persen, pendidikan 72,5 persen, sosial budaya 70,3 persen, politik dan stabilitas nasional 69,1 persen, hukum dan pemberantasan korupsi 64,5 persen, serta ekonomi 59,2 persen.

Temuan soal Kalimantan menjadi relevan bagi pembaca daerah karena wilayah ini masuk dalam sebaran publik yang cenderung puas. Namun, rilis survei tidak merinci angka kepuasan khusus untuk masing-masing provinsi di Kalimantan.

Masduri menyebut hasil survei ini merupakan potret terbaru pada pertengahan Mei 2026. Ia menilai persepsi publik masih dapat berubah mengikuti dinamika isu dan konstelasi yang terus berkembang.

“Berbagai kemungkinan tentang persepsi publik masih berpotensi terjadi, bergantung pada isu dan konstelasi yang akan terus bergulir,” ujar Masduri.

Simak Berita Lainnya dari Cyrustimes dengan Mengikuti di Google Berita