Ia menjelaskan bahwa pemerintah sempat pernah berjanji akan memperbaiki jalan tersebut, namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda pembangunan. “Janjinya sih bulan 3. Katanya bulan Maret, tapi tidak tahu tahun berapa. Karena sampai sekarang belum juga diperbaiki,” jelasnya.
Sementara itu, Handoko, salah satu sopir truk yang melalui jalan tersebut mengaku harus sangat berhati-hati, karena jika salah sedikit saja dapat terperosok di jalan yang dalam, karena hanya terlihat kubangan air.
“Lebih parah lagi musim hujan seperti sekarang, kadang kita tidak berani meneruskan perjalanan kalau pas hujan turun, karena hanya terlihat kubangan, kalau dipaksakan bisa nyangkut as bawah mobilnya, bahkan bisa patah roda as,” ungkap Handoko.
Sumber;tvonews.com
Halaman
