CYRUSTIMES.COM, PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi, menilai penanganan Demam Berdarah Dengue (DBD) tidak cukup hanya mengandalkan fogging, sehingga diperlukan langkah pencegahan menyeluruh dengan melibatkan masyarakat, Rabu (01/04/2026).

Ia menjelaskan, fogging hanya efektif membunuh nyamuk dewasa, sementara jentik nyamuk tetap dapat berkembang jika tidak disertai pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

“Fogging memang diperlukan dalam kondisi tertentu, tetapi itu bukan solusi utama. Jika jentik nyamuk masih ada, maka potensi penyebaran DBD tetap tinggi,” ujarnya.

Hasan menekankan, upaya paling efektif dalam menekan kasus DBD adalah dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat melalui gerakan 3M Plus.

Gerakan tersebut meliputi menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Menurutnya, kesadaran masyarakat menjadi kunci utama, mengingat DBD merupakan penyakit musiman yang hampir terjadi setiap tahun di Palangka Raya.

“Penanganan DBD harus dilakukan secara bersama-sama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat,” tuturnya.

Selain itu, ia mendorong pemerintah daerah melalui instansi terkait untuk terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya DBD dan langkah pencegahannya.

Hasan berharap, sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat menekan angka kasus DBD serta melindungi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

“Sosialisasi harus terus digencarkan agar masyarakat memahami, pencegahan lebih efektif daripada penanganan setelah terjadi kasus,” tutupnya.