Estimasi waktu baca: 3 menit

CYRUSTIMES.COM, PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Muhammad Reza Prabowo, menerima audiensi siswa berprestasi yang akan mewakili daerah pada ajang Bali International Science Fair (BISF) 2026 di Aula Pintar Disdik Kalteng, Senin (15/6/2026). Dalam pertemuan itu, ia memberikan motivasi agar para peserta percaya diri membawa nama Kalimantan Tengah di tingkat internasional.

Audiensi diikuti sejumlah siswa dari SMA Negeri 2 Palangka Raya dan SMA Negeri 3 Palangka Raya yang akan berkompetisi dalam ajang riset internasional. Salah satu peserta, Gabriela Caroline C.S. dari SMAN 3 Palangka Raya yang tergabung dalam Tim Sengkubak, mempresentasikan penelitian mengenai pemanfaatan tanaman sengkubak sebagai inovasi di bidang kesehatan.

Advertisement

Reza mengapresiasi keberanian para siswa dalam menyampaikan gagasan dan hasil penelitian mereka. Menurut dia, kemampuan menyampaikan ide menjadi bekal penting untuk bersaing dalam kompetisi ilmiah berskala internasional.

“Saya sangat bangga dengan adik-adik semua. Banyak hal yang saya dapatkan dari pertemuan hari ini. Yang paling penting adalah keberanian kalian untuk menyampaikan dan mengutarakan pendapat. Jangan minder dan jangan berkecil hati,” kata Reza.

Ia mengatakan, sektor pendidikan Kalimantan Tengah saat ini mendapat perhatian di tingkat nasional. Berbagai program pendidikan yang dijalankan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dinilai memberikan dampak terhadap peningkatan mutu pendidikan dan prestasi peserta didik.

Advertisement

“Saat ini pendidikan di Kalimantan Tengah menjadi sorotan nasional. Ini adalah kehormatan bagi kita semua dan menjadi bukti bahwa program-program pendidikan yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Reza menegaskan, para peserta BISF 2026 memiliki tanggung jawab sebagai duta daerah. Karena itu, ia meminta para siswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengharumkan nama Kalimantan Tengah.

“Kalian membawa nama baik Kalimantan Tengah. Kesempatan seperti ini tidak dimiliki semua anak. Maka syukuri dan manfaatkan sebaik-baiknya. Bahkan prestasi yang kalian raih nanti bisa menjadi jalan menuju perguruan tinggi impian,” tuturnya.

Selain menyampaikan motivasi kepada peserta, Reza juga memberikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mendukung anak-anak mereka mengikuti kompetisi internasional. Menurutnya, dukungan keluarga berperan penting dalam membentuk generasi yang berprestasi.

Ia juga mendorong para siswa menjadikan potensi lokal Kalimantan Tengah sebagai dasar penelitian. Kekayaan sumber daya alam, keanekaragaman hayati, serta karakteristik wilayah dinilai memiliki nilai ilmiah yang dapat menjadi keunggulan dalam kompetisi internasional.

“Bapak Presiden telah menyampaikan bahwa Kalimantan Tengah adalah masa depan Indonesia. Kita memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Potensi-potensi daerah inilah yang harus terus diteliti dan diperkenalkan kepada dunia melalui karya-karya inovatif generasi muda kita,” tegasnya.

Advertisement

Reza berharap keikutsertaan siswa pada Bali International Science Fair 2026 tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan potensi Kalimantan Tengah kepada masyarakat internasional melalui penelitian berbasis kekayaan daerah.

“Jadikan Kalimantan Tengah sebagai identitas dalam setiap penelitian. Kita memiliki banyak keunggulan yang tidak dimiliki daerah lain, dan itu bisa menjadi nilai tambah yang sangat besar di tingkat internasional,” pungkasnya.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

Advertisement
📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja