Estimasi waktu baca: 2 menit

SITUBONDO – Dugaan praktik “pinjam bendera” perusahaan kembali terbongkar dalam proyek konstruksi di lingkungan RSUD Abdoer Rahem Situbondo. Sorotan tersebut mengarah pada penggunaan nama CV Pira dalam pekerjaan rehabilitasi gedung radiologi yang diperuntukkan bagi fasilitas CT Scan, dengan nilai anggaran disebut mencapai lebih dari Rp700 juta.

Dugaan itu muncul setelah media ini melakukan konfirmasi langsung ke lokasi pekerjaan pada Kamis (13/8/2026). Salah seorang pekerja yang berada di lokasi justru menyebut bahwa proyek tersebut bukan milik pihak yang tercantum sebagai pemilik CV Pira, melainkan milik seseorang bernama Arul, yang disebut sebagai orang Seroja.

Advertisement

“Ini miliknya Arul, Mas. Iya Arul. Selain itu saya tidak tahu, setahu saya punya Arul, paling cv nya dibeli itu mas” ujar pekerja tersebut saat dikonfirmasi.

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh mandor pada proyek yang berada di sebelah lokasi pekerjaan. Menurutnya, pekerjaan di lingkungan RSUD Abdoer Rahem tersebut terbagi menjadi tiga paket yang dikerjakan oleh perusahaan berbeda. Namun, ia juga menyebut proyek rehabilitasi gedung radiologi itu diduga dikerjakan oleh Arul.

“Itu punya Arul paling, Mas. Karena proyek di sini kan semuanya ada tiga pekerjaan yang dikerjakan oleh beda CV. Setahu saya, yang di sana Arul,” ungkapnya.

Advertisement

Keterangan dari dua orang di lapangan tersebut tentu menjadi tanda tanya, terlebih informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa nama direktur atau pemilik CV Pira diduga bukan Arul.

Jika benar pekerjaan tersebut secara faktual dikuasai atau dikerjakan oleh pihak lain yang tidak tercantum sebagai pihak perusahaan pelaksana, maka perlu dipertanyakan bagaimana proses pelaksanaan proyek tersebut, termasuk legalitas perusahaan, kapasitas penyedia jasa, serta hubungan antara CV Pira dengan pihak yang disebut mengendalikan pekerjaan.

Istilah “pinjam bendera” sendiri lazim digunakan untuk menggambarkan kondisi ketika suatu badan usaha digunakan oleh pihak lain untuk mengikuti atau melaksanakan pekerjaan, sementara pengelolaan pekerjaan secara faktual dilakukan oleh pihak berbeda.

Sementara itu, orang yang disebut bernama Arul, saat dikonfirmasi melalui via telepon kepada cyrustimes.com cuek tak bisa merespon, padahal notifnya centang dua…

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

Advertisement
Advertisement
AA3F4864-5C8D-4C02-B0C2-F53C75889A03
📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja