Estimasi waktu baca: 4 menit

Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kesiapan SUGBK Baru 86 Persen

CYRUSTIMES, JAKARTA – Persiapan Indonesia sebagai tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 memasuki tahap akhir. Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dilaporkan baru mencapai tingkat kesiapan sekitar 86 persen menjelang bergulirnya turnamen sepak bola antarnegara tersebut.

Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir meninjau langsung SUGBK dan sejumlah fasilitas latihan di Jakarta pada Selasa (8/9/2026).

Selain stadion utama, pemeriksaan dilakukan terhadap Lapangan ABC Senayan, Stadion Madya, dan Lapangan PTIK yang diproyeksikan menjadi tempat latihan peserta.

Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan rumput, tribune penonton, kebersihan stadion, fasilitas pendukung pertandingan, serta dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

“Ini kita tuan rumah, penyelenggaraannya mesti bagus, harus bagus,” kata Erick saat melakukan peninjauan.

SUGBK Dibersihkan dari Abu Vulkanik

Dampak abu vulkanik menjadi salah satu perhatian dalam persiapan SUGBK. Erick meminta pengelola memastikan rumput stadion, tempat duduk penonton, dan seluruh fasilitas pertandingan dibersihkan.

Menurutnya, abu vulkanik dapat memengaruhi kualitas lapangan apabila tidak segera ditangani. Pembersihan juga diperlukan untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan pemain, ofisial, serta penonton.

“Abu vulkanik untuk rumput tidak bagus. Kalau jangka pendek kondisi panas merusak rumput. Tempat duduk semua mesti disemprot juga, tempat duduk semua dilap,” ujarnya.

Selain pembersihan, sejumlah bagian stadion yang membutuhkan pengecatan dan penyempurnaan turut menjadi perhatian.

Erick menegaskan Indonesia tidak hanya harus menyediakan lapangan pertandingan yang layak, tetapi juga memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh negara peserta.

“Kita harus layani timnas dengan baik, kita harus melindungi timnas dengan baik. Penyelenggaraannya mesti bagus,” tegasnya.

Pengelola kawasan GBK menyebut kesiapan SUGBK telah mencapai sekitar 86 persen. Pekerjaan tersisa ditargetkan selesai sebelum pemeriksaan akhir dan kedatangan peserta.

SUGBK dan Si Jalak Harupat Jadi Venue

Indonesia menyiapkan dua stadion untuk penyelenggaraan Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026.

SUGBK akan menjadi tempat pertandingan Grup A. Sementara Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung disiapkan untuk pertandingan Grup B.

SUGBK juga diproyeksikan menjadi arena pertandingan perebutan peringkat ketiga dan final pada 5 Oktober 2026.

Turnamen dijadwalkan berlangsung dalam periode 24 September hingga 5 Oktober 2026. Seremoni pembukaan dan pertandingan perdana direncanakan digelar pada Jumat, 25 September 2026.

Dengan jadwal tersebut, panitia hanya memiliki waktu sekitar dua pekan untuk menyelesaikan pekerjaan di stadion dan fasilitas latihan.

Si Jalak Harupat Masuk Masa Pemeliharaan

Persiapan juga dilakukan di Stadion Si Jalak Harupat. Stadion yang berada di Kutawaringin, Kabupaten Bandung, itu telah memasuki masa pemeliharaan sejak pertandingan terakhir pada 31 Agustus 2026.

Selama masa persiapan, stadion tidak diperkenankan digunakan untuk pertandingan lain, termasuk kompetisi domestik.

FIFA bersama PSSI melakukan pemeliharaan rumput melalui pemadatan dan penguatan akar untuk meningkatkan kualitas lapangan.

Pemeriksaan turut dilakukan terhadap bangku penonton, tempat duduk pemain, sanitasi, kebersihan, papan iklan, ruang pertandingan, dan fasilitas pendukung lainnya.

Peserta yang akan bertanding di Bandung dijadwalkan mulai berdatangan sekitar 19 September 2026. Uji coba lapangan dan penyesuaian fasilitas direncanakan berlangsung pada periode tersebut.

Panitia Libatkan Pemerintah dan Polri

Persiapan FIFA ASEAN Cup 2026 melibatkan FIFA, PSSI, Kemenpora, Pemprov DKI Jakarta, Pemprov Jawa Barat, Pemkab Bandung, pengelola kawasan GBK, Polri, serta kementerian dan lembaga terkait.

Polri telah menyatakan kesiapan mendukung keamanan pertandingan, hotel tim, lapangan latihan, pergerakan peserta, dan kawasan publik di sekitar stadion.

Pemprov DKI juga menyiapkan dukungan fasilitas dan promosi turnamen di sejumlah ruang publik. Sebelumnya, pemerintah daerah menawarkan GOR Soemantri Brodjonegoro dan Lapangan Banteng sebagai fasilitas latihan tambahan.

Namun, penggunaan seluruh lapangan latihan tetap menunggu asesmen dan penetapan akhir berdasarkan kebutuhan panitia penyelenggara.

Dukungan pemerintah pusat diperkuat melalui penerbitan Government Guarantee oleh Presiden Prabowo Subianto kepada FIFA.

Dokumen tersebut menjadi bentuk jaminan pemerintah terhadap aspek keamanan, penyelenggaraan, pelayanan peserta, fasilitas pertandingan, dan dukungan lintas lembaga.

Turnamen FIFA Pertama untuk Kawasan ASEAN

FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi turnamen perdana FIFA yang secara khusus mempertemukan tim nasional dari kawasan Asia Tenggara.

Kompetisi ini berbeda dengan ASEAN Hyundai Cup atau Piala AFF. FIFA ASEAN Cup berada langsung di bawah naungan FIFA dan diselenggarakan dalam kalender pertandingan internasional.

Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah Divisi 1 atau Premier Division, sedangkan pertandingan Divisi 2 atau Challenge Division diselenggarakan di Hong Kong.

Erick berharap penyelenggaraan edisi perdana dapat memperlihatkan kemampuan Indonesia dalam menggelar turnamen internasional.

“Sebagai tuan rumah, kita siapkan fasilitas dan pelayanan terbaik agar peserta, khususnya Timnas Indonesia, bisa fokus berjuang dan memberikan yang terbaik untuk Merah Putih,” ujarnya.

Pemeriksaan akhir terhadap stadion, lapangan latihan, fasilitas peserta, serta sistem pengamanan menjadi tahapan penting sebelum FIFA ASEAN Cup 2026 resmi dimulai.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

AA3F4864-5C8D-4C02-B0C2-F53C75889A03
📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja