Estimasi waktu baca: 2 menit

Kebakaran Pasar Paniai Tewaskan 11 Orang, Enam Korban Anak-anak

CYRUSTIMES, PANIAI – Kebakaran hebat melanda kawasan pasar di Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Senin (7/9/2026) dini hari.

Sebanyak 11 orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Korban terdiri atas lima orang dewasa dan enam anak-anak.

Kobaran api juga menghanguskan sekitar 40 bangunan berupa rumah dan kios yang berdiri saling berdekatan di kawasan pasar.

Api Mulai Berkobar Pukul 00.25 WIT

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 00.25 WIT. Api dengan cepat membesar dan merambat ke sejumlah rumah serta kios yang berdempetan.

Kondisi bangunan yang berdekatan membuat api mudah menyebar. Besarnya kobaran api juga menyebabkan proses pemadaman berlangsung cukup lama.

Aparat kepolisian mengerahkan satu kendaraan taktis penyemprot air untuk membantu proses pemadaman.

Setelah berlangsung sekitar tiga jam, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan pada pukul 03.30 WIT.

Enam Korban Merupakan Anak-anak

Petugas melakukan penyisiran terhadap rumah dan kios setelah api berhasil dipadamkan.

Sebanyak 11 korban ditemukan meninggal dunia dengan luka bakar di lokasi terdampak. Seluruh korban kemudian dievakuasi ke RSUD Paniai untuk penanganan lebih lanjut.

Lima korban dewasa masing-masing berusia 70 tahun, 36 tahun, 30 tahun, 28 tahun, dan 30 tahun.

Sementara itu, enam korban anak-anak masing-masing berusia sembilan tahun, enam tahun, lima tahun, sembilan tahun, enam tahun, dan dua tahun.

Belum diketahui apakah seluruh korban berasal dari satu keluarga atau memiliki hubungan keluarga. Kepolisian masih melakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Sekitar 40 Rumah dan Kios Hangus

Kebakaran menghanguskan sedikitnya 40 unit rumah dan kios di kawasan pasar Kampung Bapouda.

Bangunan yang saling berdempetan menjadi salah satu faktor yang mempercepat perambatan api dari satu bangunan ke bangunan lainnya.

Petugas masih melakukan pendataan terhadap jumlah bangunan terdampak dan kerugian material yang ditimbulkan.

Belum ada angka resmi mengenai total kerugian maupun jumlah pedagang dan warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran tersebut.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan. Kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa lokasi kejadian dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui titik awal munculnya api dan kemungkinan faktor yang menyebabkan kebakaran cepat meluas.

Petugas juga belum menyampaikan dugaan awal terkait hubungan pendek arus listrik, aktivitas memasak, maupun faktor lainnya.

Masyarakat diminta tidak menyebarkan informasi mengenai penyebab kebakaran sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan.

Peristiwa tersebut menjadi salah satu kebakaran dengan jumlah korban jiwa terbesar di Papua Tengah sepanjang 2026.

Fokus penanganan saat ini diarahkan pada proses identifikasi dan penanganan korban, pendataan bangunan terdampak, serta penyelidikan penyebab kebakaran.

Ikuti Cyrustimes di Google Berita dan WhatsApp

Dapatkan pembaruan berita terbaru Cyrustimes.com melalui Google Berita dan Saluran WhatsApp resmi Cyrustimes.

AA3F4864-5C8D-4C02-B0C2-F53C75889A03
📰

Dukung Jurnalisme Independen Cyrustimes

Agar berita terbaru, investigasi, dan informasi penting dari Cyrustimes.com lebih mudah Anda temukan di Google, jadikan kami sebagai Sumber Pilihan (Preferred Source).

⭐ Jadikan Cyrustimes Sumber Pilihan
Gratis • Hanya membutuhkan satu klik • Dapat diubah kapan saja